Disclaimers/Penyangkalan

disclaimerThis blog aimed as such as learning way for all of us, including for the owner himself. There is no force for the reader to visit here. Herewith there is no force also to agree or be of the same opinion as the article in this blog. Although having several writing that were based on the fact including from the reporting of the mass media about the topic that was actual to discuss, must be understood that the contents of this blog is fully the opinion. It is not the news article. Therefore, there was no obligation to check and re-check as well as balance like in the journalism article. The owner was the former journalist -in fact had become Editor in Chief-, so I am really understood in this case.

From the aspect of the format of the site, personal blog can not call as the news portal. Then, the owner has no obligation to carry out direct coverage except for he wanting by himself. If there is some quotation from news article, it will be named the quotation from the source of the original news. In the case there is the news source must be hidden by his/her identity, so as to become the anonymous news source, whether it is based on request from the news source him/herself or personal consideration of the owner, this blog’s readers do not have the right to force the owner reveal the identity of the anonymous news source. In this case, the right of refusal like that was had by the journalist in reporting the source of his/her news source also applied to the owner of this blog. Usually, the name was not stated not for reasons of the safety of the news source themselves only, but also for reasons of maintained the relevant good reputation. In the matter of the mentioning of the anonymous source, the owner of this blog followed the standard of the international journalist written by Bill Kovach and Tom Rosenstiel in The Rise of Anonymous Sourcing, those standard also added on by owner of this blog considering to avoid the law suit of vilification of someone’s good reputation meanwhile the law in Indonesia was susceptible to this case.

The co-operation with the third party was enabled, as long as being mutually beneficial. The advertisement fitting only by the owner, but up to now the owner does not feel it is necessary yet. We must make this clear because several times there are some awful efforts trying to breach this site to place of some illegal advertisement which fitting without an owner’s permission by some irresponsible person without netiquette. The owner do not in no way be interested and support the fake program “getting rich fast without effort” or alike. Then, whenever some of that kind of bullshit advertisement emerges, we could be sure they are without the owners permission. The reader of this blog -or the owner often addressed with “Life Learner”- might not clicking the advertisement of that kind if emerging, because occasionally needed time for the owner to remove it.

Similarly, comment will be published as only under supervision and agreement of the owner. Personal blog is not public opinion site or internet forum like kaskus or yahoo answer, means it’s not debating arena for any body. As wrote on the first paragraph, there is no coercion or compulsion to agree with any post in this blog. Disagreement may only be disclosed in a proper way and focused on the opinion which is disagreeing with, and express your opinion afterwards. Irritating phrase attacking writers like “You have to read a lot” or “You do not get smart” will not be approved. That means the commentators are not mature and do not understand how to put forward opinions. Sometimes it happens just because the commentators simply did not understand the whole article’s meaning so they fails to understand the intent of the author, then immediately attacked the owner of the blog. The blog’s owner will check first the authenticity of the identity of any commentators. Usually, opinion which pitched against the owner of this blog, the commentator would do so while “throwing stones hidden hand” alias using a fake identities. When you dare to curse someone, so be brave to be cursed. Usually people like that are coward as usual. If  you want to be more satisfying  whenever expressing your opinon, then make your own blog. Faithful readers of this blog –LifeLearner- are the people who are equally willing to learn from life without forcing an opinion, do not want to be selfish nor be cowardly.

Furthermore with blog posting which initially wrotten every day, but sometimes missed because of my business in the real world. If any, I will post as soon as possible at the empty slot. This action will not affect to ordinary blog walker, but eventually will seems as uncontinuous posting for anyone who read this blog through e-mail or RSS. For those inconvenience, I ask for your forgiveness.

At last, I hoped this blog will be useful for all of us.


Be success, for the sake of Indonesia Raya!

Bhayu M.H.

Blog ini ditujukan sebagai sarana pembelajaran bagi kita semua, termasuk bagi pemilik sendiri. Tidak ada paksaan bagi pembaca untuk berkunjung ke sini. Oleh karena itu juga tidak ada paksaan pula untuk setuju atau sependapat dengan tulisan dalam blog ini. Meski ada tulisan yang berdasarkan fakta termasuk dari pemberitaan media massa tentang topik yang sedang hangat dibicarakan, harus dimengerti bahwa isi blog ini adalah sepenuhnya opini. Bukan merupakan artikel berita. Dengan demikian, tidak ada keharusan untuk check and re-check serta balance seperti dalam tulisan jurnalistik. Pemilik adalah mantan jurnalis -bahkan pernah menjadi Pemimpin Redaksi-, sehingga sangat paham dalam hal ini.

Dari segi format situs, blog pribadi juga bukan portal berita. Maka, pemilik tidak berkewajiban untuk melakukan liputan langsung kecuali menghendakinya sendiri. Dalam menyajikan berita, akan disebutkan kutipan dari sumber berita asli. Akan halnya terdapat narasumber yang perlu disembunyikan identitasnya, sehingga menjadi sumber berita anonim, baik atas permintaan sendiri atau atas pertimbangan pemilik, pembaca tidak memiliki hak untuk memaksa pemilik mengungkapkannya. Dalam hal ini, hak tolak seperti yang dimiliki jurnalis dalam mewartakan sumber beritanya juga berlaku bagi pemilik blog. Biasanya, nama tidak disebutkan semata bukan karena alasan keselamatan diri sumber berita anonim saja, namun juga atas alasan menjaga nama baik yang bersangkutan. Dalam hal penyebutan sumber anonim, pemilik blog mengikuti standar jurnalistik internasional seperti dituliskan oleh Bill Kovach dan Tom Rosenstiel dalam The Rise of Anonymous Sourcing, ditambah pertimbangan untuk menghindari tuntutan pencemaran nama baik seseorang mengingat hukum di Indonesia rentan terhadap hal ini.

Kerjasama dengan pihak ketiga dimungkinkan, sepanjang saling menguntungkan. Pemasangan iklan hanya oleh pemilik, namun hingga kini pemilik belum merasa perlu melakukannya. Ini karena sempat beberapa kali ada upaya penerobosan pemasangan iklan tanpa seizin pemilik oleh pihak-pihak tak bertanggung-jawab tanpa nettiquette. Pemilik sama sekali tidak tertarik dan tidak mendukung program “cepat kaya tanpa kerja” atau semacamnya. Sehingga bila muncul iklan macam itu, bisa dipastikan iklan gelap tanpa izin pemilik. Pembaca -atau pemilik seringkali menyapa dengan “Life Learner”- tidak perlu mengklik iklan semacam itu apabila muncul, karena terkadang perlu waktu bagi pemilik untuk menghapusnya.

Demikian pula pemuatan komentar hanya atas sepersetujuan pemilik. Blog pribadi bukanlah situs opini umum atau forum  internet seperti kaskus atau yahoo answer, sehingga bukan arena debat umum bagi siapa saja. Seperti ditulis pada paragraf pertama, tidak ada paksaan atau keharusan untuk setuju dengan tulisan dalam blog ini. Ketidaksetujuan hanya boleh diungkapkan dengan sopan dan fokus pada pendapat mana yang tidak disetujui, utarakan pendapat Anda setelahnya. Ungkapan bernada menyerang penulis seperti “Anda harus banyak membaca” atau “Anda jangan sok pintar” tidak akan dimuat. Itu berarti komentator tidak dewasa dan tidak mengerti cara mengemukakan pendapat. Terkadang komentator hanya tidak mengerti maksud keseluruhan artikel sehingga gagal memahami maksud penulis, lantas serta-merta menyerang pemilik blog. Pemilik blog akan mengecek dahulu keaslian identitas komentator. Umumnya pendapat bernada menyerang pemilik blog ini, maka sang komentator akan melakukannya sambil “lempar batu sembunyi tangan” alias menggunakan identitas palsu. Bila berani memaki, maka beranilah dimaki balik. Sayangnya orang macam itu biasanya pengecut. Bila ingin lebih puas dalam mengekpresikan pendapat, maka buatlah blog Anda sendiri. Pembaca setia blog ini -LifeLearner- adalah orang yang mau sama-sama belajar dari kehidupan tanpa memaksakan pendapat, mau menang sendiri dan apalagi bersikap pengecut.

Demikian pula dengan pengisian blog yang diniatkan untuk diisi tiap hari, namun terkadang karena kesibukan di dunia nyata terlompati beberapa hari. Bila terjadi hal demikian, akan segera ‘ditambal’ untuk hari-hari kosong tersebut sesegera mungkin. Hal ini tidak akan berpengaruh bagi pengunjung blog biasa, namun akan terasa agak ‘melompat-lompat’ bagi LifeLearner yang berlangganan melalui e-mail atau RSS. Untuk ketidaknyamanan tersebut, pengelola blog memintakan permakluman.

Demikian, semoga blog ini bermanfaat bagi kita semua.

Sukses, demi Indonesia Raya!

Bhayu M.H.

Iklan