Hoax Terus Diperangi

Gerakan melawan hoax terus digelorakan oleh berbagai pihak. Selain dari bawah oleh individu dan komunitas netizen, juga dari atas oleh pemerintah, DPR dan lembaga lainnya. Inilah yang tergambar dari Diskusi Publik berjudul “Strategi Menang Melawan Hoax” di aula Gedung Dewan Pers pada hari Rabu, 25 Januari 2017 lalu. Dalam diskusi yang diadakan oleh Komunikonten tersebut tergambar kecemasan pada merebaknya hoax atau isyu/berita/kabar bohong/palsu di masyarakat.

Ketua Umum Pengurus Besar Persatuan Guru Republik Indonesia (PB-PGRI) Dr. Unifah Rosyidi menegaskan bahwa hoax itu planned and fabricated. Sudah direncanakan dan diproduksi dengan sengaja. Jadi, bukan sekedar keisengan untuk melucu belaka. Sebagai guru, ia menandaskan bahwa maraknya hoax sangat mengganggu mentalitas anak-anak. Termasuk ketika ia menanggapi pertanyaan saya soal propaganda teori “Bumi datar (flat Earth)” yang mulai merebak. Keyakinan keliru pada fakta palsu seperti itu bisa membuat siswa kebingungan.

Pembicara berikutnya yaitu Dr. Ahmad Mukhlis Yusuf menceritakan kinerjanya selaku Ketua Pokja Revolusi Mental Menko PMK. Ia menuturkan perbaikan fisik nyata bisa dimulai dengan perubahan pola pikir dan mentalitas. Itulah yang disebut “change management” sehingga kita memang harus merencanakan perubahan sedemikian rupa. Demikian pula media yang kerap terjebak “agenda setting” pemiliknya harus mampu melepaskan diri demi kepentingan bangsa.

Sementara Ketua Dewan Pers Yosep Adi Prasetyo menyebutkan maraknya hoax di media sosial justru berawal dari menurunnya kepercayaan terhadap media arus utama (main stream). Tentu pemicunya adalah Pilpres 2014, dimana rakyat melihat media terbelah antara dua pasangan calon yang ada. Dan kini Dewan Pers sedang bekerja bersama sejumlah pihak termasuk Kemenkominfo untuk melawan hoax.

Sebagai pembicara terakhir tampil Direktur Eksekutif Komunikonten Hariqo Wibawa Satria. Ia memberikan sejumlah usulan supaya perang melawan hoax lebih efektif. Antara lain sebaiknya kontennya bersifat kreatif, unik, dan lucu. Dengan demikian bisa menarik lebih banyak orang.

Perang melawan hoax harus terus digelorakan. Karena semua sadar ini dilatarbelakangi kepentingan politis. Dan seharusnya hoax sudah bisa tuntas diberantas sebelum Pemilu 2019.

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s