Thinking Out Loud

ed-sheeran-thinking-out-loud-ballroom-dance

Lagu dari penyanyi bernama lengkap Edward Christopher Sheeran ini membuat saya “terbang ke awan”. Lembut, mendayu, dan sekaligus membawa harapan. Liriknya luar biasa, sebuah perwujudan dari cinta sejati. Saya kutipkan beberapa barisnya di sini:

When your legs don’t work like they used to before
And I can’t sweep you off of your feet
Will your mouth still remember the taste of my love?
Will your eyes still smile from your cheeks?

And, darling, I will be loving you ’til we’re 70
And, baby, my heart could still fall as hard at 23
And I’m thinking ’bout how people fall in love in mysterious ways
Maybe just the touch of a hand
Well, me—I fall in love with you every single day
And I just wanna tell you I am

Manis sekali bukan? So sweet…..

Faktanya, dalam hidup tidak semua dari kita menemui cinta sejati. Tetapi saya beruntung, saya telah pernah menemuinya. Bukan hanya sekali, dua kali malah. Dan insya ALLAH saya sedang memperjuangkan yang ketiga dan terakhir.

Bila seseorang jatuh cinta, maka ia akan “berpikir keras” seperti judul lagu itu. Ia akan memikirkan masa depan. Apabila segalanya berubah, akankah cinta mereka juga berubah?

Karena saat muda, tentu secara fisik seseorang lebih baik daripada saat sudah tua. Tetapi, cinta sejati tidaklah memandang fisik. Ketika “chemistry” telah terjalin, tentu itulah yang jadi andalan bagi kelanggengan.

Cinta, kerapkali dimulai hanya karena hal sederhana. Cinta sejati pertama saya, hanya karena saya menyelimutinya di sekertariat organisasi saat kami sedang menginap untuk suatu kegiatan. Cinta sejati kedua saya, karena saya membalas e-mailnya dengan jenaka. Itulah yang disebutkan pengarang lagu Ed Sheeran dan Amy Wadge “bagaimana orang jatuh cinta dengan cara yang misterius”.

Tetapi jatuh cinta saja tidak cukup, cinta itu harus dirawat dan dikembangkan. Karena menurut Erich Fromm dalam bukunya The Art of Loving (1956), terdapat sejumlah jenis dan tingkatan cinta. Mulai dari cinta kepada diri sendiri, cinta kepada pasangna, cinta kepada Tuhan, cinta kepada saudara, termasuk pula cinta kepada orangtua. Cinta kepada lawan jenis pun harus dibedakan apakah benar itu cinta atau sekedar nafsu belaka. Karena memang secara fisika, kimia dan biologi ada zat-zat kimia yang dilepaskan tubuh secara alamiah saat jatuh cinta.

Satu yang jelas dari cinta adalah adanya penerimaan. Seorang yang sudah memutuskan jatuh cinta kepada orang lain akan tetap membela cintanya, walau seperti kata Ed Sheeran, kaki sudah tidak lagi berfungsi normal. Yuk, kita nikmati video clip-nya yang romantis ini…..

 

 

Foto: directlyrics.com

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s