Blood Moon

148849

Malam ini, untuk kali keempat dalam setahun, akan muncul fenomena “Bulan Berdarah”. Fenomena ini ada yang mengkaitkan dengan makin dekatnya kiamat. Terutama sekali tahun ini terjadi empat kali fenomena alami menarik ini. Dan semuanya selalu di saat hari besar agama. Dua kali saat Paskah, dua kali saat Sukkot (hari raya Yahudi).

Saya sendiri tidak begitu percaya pada hal-hal yang bersifat mistik dan klenik, walau saya percaya adanya dunia ghaib. Karena percaya pada ramalan dan hal-hal semacam itu diharamkan dalam Islam. Tetapi justru diwajibkan percaya adanya hal ghaib. Karena malaikat, Nabi, qadha dan qadar bahkan Tuhan sendiri adalah ghaib. Apa artinya ghaib? Tidak mampu terdeteksi oleh indra fisik manusia.

Mengapa seakan kontradiktif? Karena sumber dari ramalan dan semacamnya bukanlah dari Tuhan. Karena itu sesat dan menyesatkan. Meski ia juga ghaib, tapi tak boleh dipercaya.

Kembali ke fenomena Blood Moon, kebetulan saya sempat mengabadikannya malam ini. Sayangnya, saya cuma menggunakan kamera saku saja. Karena sialnya, kamera SLR saya tertinggal di rumah sementara saya sedang di lokasi lain. (Karena hasilnya tidak begitu bagus, maka saya mengambil foto ilustrasi dari sumber lain untuk artikel ini).

Lepas dari soal fotonya, di abad pertengahan Blood Moon ini mengerikan karena konon di malam ini para penyihir berkumpul. Untuk diketahui, penyihir terbagi dua golongan: putih dan hitam. Golongan putih dianggap mendapatkan kekuatan dari Tuhan, disebut wizard. Sementara golongan hitam sebaliknya dianggap bersekutu dengan setan dan sejenisnya, disebut witch. Dan di malam “Bulan Berdarah”, mereka yang mengadakan ritual adalah golongan hitam. Kalau di Indonesia, sihir yang mereka lancarkan disebut “santet” atau “teluh”.

Di samping itu, ada yang percaya, bahwa kehadiran Blood Moon untuk keempat kalinya dalam satu tahun ini saja merupakan tanda kedatangan kiamat yang makin dekat. Setidaknya dua agama mengkonfirmasi ini, yaitu Yahudi dan Nasrani. Akan panjang bila mengulasnya di sini, karena bisa jadi satu buku tersendiri.

Tetapi, tiga agama Abrahamic yaitu Yahudi, Kristen dan Islam memang tengah menunggu kiamat. Karena dengan kiamat, akan terbukti “siapa yang benar”. Yahudi menunggu berdiri tegaknya kembali “kerajaan Daud di tanah yang dijanjikan”. Kristen menunggu kedatangan kembali Yesus ke dunia. Sementara Islam menunggu kedatangan Imam Mahdi. Tetapi, ada yang mengerikan yaitu ketiga agama percaya akan “Perang Terakhir”. Perang habis-habisan antara agama untuk mempertahankan imannya.

Saya sendiri kuatir. Karena sebagai Indigo, ada beberapa pertanda yang saya dapatkan juga. Walau kalau secara harfiah mengacu pada hadits Nabi banyak tanda yang belum muncul. Tetapi, bukan tidak mungkin bukan, kalau misalnya besok berturut-turut tanda-tanda itu muncul sekaligus? Toh, tak ada yang bisa kita perbuat andaikata pun kiamat memang datang. Satu-satunya yang bisa kita lakukan hanya memperbanyak ibadah dan meningkatkan kualitas keimanan kita kepada Tuhan. Itu saja.

graph_a_crucifixion

Foto atas: www.express.co.uk

Ilustrasi bawah: www.jesusonmymind.com

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s