Saya Tidak Akan Berhenti!

FB FanPage BMH-James Bond 007 Skyfall

Dalam kehidupan nyata, sulit sekali kita menemukan “titik berhenti”. Ini tentu berbeda dengan di kejuaraan olahraga, dimana ada garis finish yang jelas. Atau saat mengikuti sekolah atau pendidikan/pelatihan apa pun, dimana ada ujian yang merupakan “batas” dari semuanya. Apabila lewat batas, maka sudah selesai.

Sementara dalam hidup, prosesnya seringkali hanya berhenti saat kita mati. Atau, seperti ditegaskan oleh karakter James Bond, ia hanya akan berhenti bilamana sudah selesai. Itu artinya, ia tidak akan berhenti di tengah jalan. Kalau dalam istilah peribahasa Jawa: “tinggal glanggang, colong playu” (arti harfiahnya: “meninggalkan gelanggang, mencuri lari”). Bahkan, meskipun lelah melanda, kita tetap bertahan tidak akan berhenti.

Proses mencapai tujuan memang terjal dan curam. Bahkan, bagi saya, meskipun terlihat heroik dan sulit, tetapi proses ‘mengejar penjahat’ di film James Bond lebih mudah. Kenapa? Karena target dan sasarannya jelas. Plus, ada “license to kill” alias boleh menghabisi musuh.

Di dunia nyata, kita tentu harus mempertimbangkan banyak sekali hal. Dan jelas kita tak bisa membunuh sembarangan. Apalagi, kita tak punya tim pendukung dan peralatan selengkap James Bond. Tempat kita bekerja juga tidak sementereng dan seluas MI-6 wewenangnya. Jadi, tantangan kita manusia biasa jelas jauh lebih banyak dan sukar.

Lelah dan capek jelas ada. Apalagi bila kita berjuang sendirian tanpa dukungan orang tercinta. Maka, tak heran kalau tokoh seperti Amelia Earhart masih jadi legenda sampai sekarang. Karena meskipun ia kemudian hilang, tetapi dialah wanita pertama yang mampu menyeberangi lautan Atlantik sendirian. Dan harus dicatat, ia melakukannya dengan pesawat bermesin tunggal! Hingga sekarang yang katanya sudah merupakan abad teknologi dan informasi, tak ada satu wanita pun yang mampu menduplikasi aksi historisnya.

Dalam konteks hidup, tujuan tiap orang berbeda. Tetapi kata “sukses” rasanya bisa jadi merupakan “tujuan bersama”. Meski maknanya bisa berbeda bagi tiap orang. Dan kita semua tahu, untuk bisa disebut atau menyebut diri “sukses” tentu bukanlah hal yang mudah. Mungkin hanya 1 % dari populasi penduduk dunia yang berhasil mencapainya.

Tetapi hal utama dari semua itu bukanlah hasilnya, melainkan prosesnya. Meski mungkin tidak 100 % target tercapai, tetapi yang terpenting adalah terus berusaha dan tidak menyerah. Karena seperti ditegaskan James Bond:

“Saya tidak akan berhenti saat saya lelah.

Saya hanya akan berhenti jika saya telah selesai.”

 

 

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s