Nasehat Ayah yang Baik

FB FanPage BMH-Chris Gardner

Kalimat judul di atas artinya tidak sama dengan “Nasehat Baik Ayah”. Karena kata “baik” di judul tersebut merupakan kata keterangan sifat bagi “ayah”. Jadi, bukan nasehatnya yang baik, melainkan ayahnya yang baik.

Kutipan dari film The Pursuit of Happyness (2006) itu merupakan nasehat dari Chris Gardner kepada anaknya. Karena film itu diangkat dari kisah nyata, maka meski di film karakter tersebut diperankan oleh Will Smith, tetapi kita tahu kalimat itu benar-benar pernah diucapkan. Meski, mungkin redaksi kalimat di dunia nyata tak persis sama dengan dialog di film. Tapi itu tak soal. Apa yang terpenting adalah esensi dan makna di balik kalimat itu.

Bila diterjemahkan ke dalam bahasa Indonesia, kailmat itu berarti:

“Jangan biarkan seseorang mengatakan padamu… kamu tidak dapat melakukan sesuatu. Bahkan sekalipun itu saya! Mengerti? Kamu punya mimpi… Kamu harus melindunginya! Orang itu sendiri yang tidak dapat melakukan sesuatu, mereka ingin mengatakan padamu kamu tidak dapat melakukannya. Kalau kamu ingin sesuatu, raihlah! Ttitik.”

Apa artinya? Kalau disingkat, sebenarnya dua kata saja: “Kamu bisa!”

Dan sang ayah yang baik itu malah mengajarkan agar sang anak hanya percaya pada dirinya sendiri saja. Ia tidak meminta anak itu percaya pada ayahnya bila sang ayah malah menghalangi sang anak meraih mimpi.

Nasehat dari ayah yang baik ini merupakan wujud dari kebesaran jiwa. Seorang ayah –dan juga ibu- yang baik akan mendahulukan kepentingan anaknya. Ia malah bangga, kalau anaknya memiliki kedudukan, pangkat, jabatan, pendidikan, status sosial dan kekayaan lebih daripada dirinya. Karena itu justru tanda dari ayah yang berhasil membesarkan anaknya.

Bila Anda orangtua, doronglah anak Anda untuk mencapai potensi terbaik dirinya. Bukan malah menghalanginya dengan perkataan seperti, “jangan!”, “ah, nanti…”, “apa tidak sebaiknya”, “tidak usah”, dan sebagainya. Bila anak ingin sesuatu, dukung! Tentu selama positif. Namun ingat hukum alam pasti ini: orangtua positif akan melahirkan anak positif. Dan hebatnya, bila orangtua bersikap negatif dan anak mampu melawannya, justru ia akan jadi positif.

Bila Anda seorang anak, berjuanglah meraih cita-cita. Apa pun yang diinginkan niscaya bisa dicapai. Bisa jadi tidak seratus persen, tetapi enam puluh persen pun tidak mengapa bukan? Intinya, lebih baik mati mencoba mencapai tujuan daripada menyerah sebelum bertanding, tidak pernah mencoba mencapai tujuan sama sekali hingga mati.

Jadilah ayah yang baik. Jadilah diri sendiri yang terbaik!

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s