Jalan Pintas

shortcut

Jalan pintas atau bahasa Inggrisnya “shortcut” memang kerap dicari orang yang dalam perjalanan. Tujuannya adalah mempersingkat waktu dan jarak tempuh. Ini tidaklah salah.

Tetapi, jalan pintas dalam mencapai tujuan hidup hampir semuanya adalah salah.

Contoh, kita ingin cepat kaya. Lantas melakukan tindakan tercela dan melanggar hukum seperti korupsi. Kita ingin dianggap pintar atau cepat dapat gelar, lantas membeli ijazah.

Nah, kasus kedua inilah yang sedang mengemuka akhir-akhir ini.

Terus-terang, saya sendiri sempat terpikir untuk membeli ijazah. Terutama saat saya mengalami kesulitan untuk lulus dari perkuliahan, malah sempat Drop-Out segala. Ditambah lagi, Bapak saya sendiri membeli gelar macam itu hingga level tertinggi: doctor honoris causa. Bedanya, beliau melakukan itu semata untuk gengsi dan gaya-gayaan, tidak pernah untuk melamar kerja atau mencalonkan diri sebagai anggota legislatif misalnya.

Untunglah Tuhan menjaga saya. Saya memilih berkuliah lagi dan akhirnya berhasil lulus. Malah, kini saya sudah memiliki lebih dari satu gelar akademis.

Jalan pintas selalu menggoda. Tetapi kita harus pula memikirkan akibatnya. Contoh paling nyata adalah tersesat. Karena biasanya kondisi fisik jalan pintas tidak sebagus jalan raya biasa. Di film horror-thriller Barat, ada serial franchise “Wrong Turn” yang menceritakan orang-orang yang mengambil jalan pintas lantas masuk perangkap pembunuh dan tewas mengenaskan.

Jalan pintas dalam arti kiasan seperti membeli ijazah pun begitu. Coba saja kita sudah duduk di suatu jabatan tertentu yang cukup tinggi, tetapi harus jatuh terjerembab karena kasus ijazah palsu. Bukankah itu sama saja dengan menanam bom waktu?

Maka, kalau memang tidak aman –baik dalam arti fisik maupun hukum- sebaiknya hindari jalan pintas. Karena di samping cenderung menghalalkan segala cara, juga jelas berorientasi hasil tanpa peduli pada proses yang seharusnya dijalani secara normal. Percayalah, Tuhan justru menghargai orang-orang yang bersabar menempuh jalan biasa, tanpa tergoda jalan pintas.

Ilustrasi: www.jpkalliomusic.com

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s