Lawan AIDS, Hargai ODHA

world-aids-day-announces-good-news

Hari ini diperingati sebagai “World AIDS Day”. Penyakit AIDS (Acquired Immune Deficiency Syndrome) ini adalah salah satu penyakit mematikan yang belum ada obatnya. Telah menelan korban ribuan orang meninggal dunia. Karena itu ia menjadi mengerikan dan fatal. Seorang yang telah terkena virus HIV (Human Immunodeficiency Virus) bisa dipastikan tidak akan pernah sembuh lagi.

Tak jarang, penderita justru mendapatkan penyakit ini karena penularan yang tidak diduga. Contohnya petugas kesehatan yang menangani limbah rumah sakit atau bayi yang menuruni penyakit ibunya.

Seperti halnya kusta atau TBC di dekade 1960-an, AIDS pada awal kemunculannya pada dekade 1990-an sempat dipandang sebagai “kutukan Tuhan”. Apalagi penderitanya biasanya adalah mereka yang berperilaku menyimpang secara agamis. Bisa mereka yang homoseksual, mempraktekkan seks bebas dengan berganti-ganti pasangan atau pecandu obat terlarang yang memakai peralatannya secara bergantian. Bahkan sempat ada isyu bahwa AIDS menular melalui ciuman atau kontak bersentuhan kulit dengan penderita.

AIDS bukanlah penyakit kulit, karena itu tidak menular cuma dengan bersentuhan atau bergesekan kulit dengan penderita. Penularannya adalah melalui pertukaran zat tubuh. Bila penderita mengalami luka, semua benda yang terkena luka itu bisa menjadi medium penularan. Termasuk pula melalui darah ibu atau sperma ayah kepada anaknya. Karena itu, sangat tidak dianjurkan penderita AIDS memiliki keturunan. Kecuali, tentu saja sudah dalam tahap penyembuhan.

Stigma “orang terkutuk” juga seringkali disematkan kepada penderita AIDS, yang di Indonesia disebut ODHA (Orang Dengan HIV/AIDS). Mereka tak jarang dijauhi keluarga dan kerabat. Persis seperti lirik lagu Katon Bagaskara yang berjudul “Usah Kau Lara Sendiri” (1996) di bawah ini. Maka, apabila kita merasa diri manusia yang berperikemanusiaan, maka hargailah ODHA. Karena mereka juga layak hidup dengan layak. AIDS bukan penyakit “kutukan Tuhan”.

 

 

Ilustrasi: medicaldaily.com

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s