Klenik & Mistik

Mystic Lady

Melanjutkan pembahasan kemarin, sebagai bangsa kita ini munafik. Mengaku modern, tapi percaya klenik dan mistik. Sebenarnya, tidak masalah kok bila percaya. Kenapa begitu? Karena kitab suci agama mana pun memang membahas soal “dunia lain”.

Akan tetapi, jadi masalah bila kita lantas meminta bantuan dari mereka yang ada di “dunia lain”. Terlebih lagi bila mengandalkannya. Padahal, kita hidup di dunia kita sendiri. Dunia fisik manusia. Bahkan, seorang ahli agama belum tentu kaya secara finansial. Kenapa? Karena ranahnya berbeda.

Sayangnya, ada beberapa orang yang memanfaatkan hal ini. Ketergantungan sebagian masyarakat pada hal-hal di luar nalar membuat mereka mengaku bisa membantu. Maka, lahirlah profesi paranormal. Mereka menetapkan tarif yang luar biasa mahal untuk bantuan yang diberikan. Jadilah mereka kemudian kaya-raya dengan praktek perdukunan itu. Klenik-lah jadinya.

Mistik tidak selalu negatif. Karena sebenarnya ini adalah istilah yang saintifik. Mistisisme (mysticism) merupakan praktek yang ada di setiap agama dan kepercayaan. Sifatnya puritan atau memurnikan iman seseorang hingga mencapai derajat kesucian tertentu. Dengan begitu, ada anak tangga atau level yang harus didaki. Di setiap level, ia akan mendapatkan hadiah anugerah tertentu dari Tuhan. Dalam Islam, mistik ini disebut sufisme. Para sufi mensucikan diri dengan beragam cara hingga kemudian akan mendapatkan ‘hadiah’ dari Tuhan berupa kemampuan melebihi manusia biasa. Klenik atau bahasa Inggrisnya clergy-lah yang kerap dipandang negatif karena serupa dengan sihir. Ia melibatkan jin atau makhluk non-manusia lain untuk dimintai pertolongan.

Apa yang saya herankan, fenomena ini kemudian juga ‘dibungkus’ oleh mereka yang berpendidikan tinggi. Beberapa teman saya menjadi trainer di bidang ini. Saya tidak menyebut istilahnya –karena sangat khas jadi malah saya bisa dituduh mencemarkan nama baik atau memfitnah-, tapi sebenarnya itu sama saja dengan klenik dan mistik. Seminarnya berharga mahal. Bahkan seperti training profesional beneran, ada sertifikasinya segala.

Padahal, sebagai seorang Indigo sedari lahir, saya bisa melihat apa yang mereka ajarkan itu omong-kosong belaka. Teknik penyembuhan dengan mengucapkan mantra tertentu yang malah dengan bahasa Indonesia biasa dengan menempelkan tangan seperti sedang menyalurkan energi  itu bullshit. Kenapa? Ya karena memang orang-orang itu tidak punya kemampuan apa-apa. Saya beberapa kali mengetesnya dan mereka seringkali kaget sendiri dengan kehadiran saya yang cuma tersenyum melihat mereka ‘akting’ seperti jago kungfu.

Apalagi katanya itu bisa didapat dengan mengikuti seminar beberapa jam berharga jutaan rupiah. Itu sama saja bohongnya dengan paranormal yang menjanjikan transfer ilmu cuma dengan membayar ‘mahar’ jutaan rupiah.

Perhatikan. Sekali lagi perhatikan.

Saya tidak mengatakan ilmu semacam itu tidak ada.

Saya tahu ada orang yang kebal senjata atau benar-benar bisa terbang dalam arti melompat dari atap ke atap seperti ninja. Ilmu ninja atau ninjutsu juga ada, sama seperti kungfu dari Shaolin pun betul-betul ada. Ada pula yang mampu menyembuhkan penyakit orang lain atau punya tenaga dalam hingga bisa mematahkan besi misalnya. Hipnotis pun jelas sebuah ilmu yang bisa dibuktikan dan dipelajari. Ilmu-ilmu di luar dunia fisik ini lazim disebut “ilmu laduni”.

Tapi. Ada tapinya.

Semua itu perlu proses yang lama dan panjang. Perlu kerja keras dan latihan bertahun-tahun. Tidak instan dan seketika. Apalagi harus membayar berjuta-juta.

Tentu ada pengecualian bagi orang-orang tertentu yang sedari lahir sudah diberikan anugerah karunia khusus oleh Tuhan. Tapi… mereka-mereka ini sangat bertakwa dan takut pada Tuhan. Salah satu cirinya adalah mereka tidak ‘menjual ilmu’-nya. Mereka tidak pernah meminta bayaran tertentu apalagi dalam jumlah besar. Seikhlasnya saja.

Bagi yang beragama, hati-hati. Kalau ada paranormal yang menjanjikan sesuatu yang bersifat mistik dan klenik dalam waktu singkat, itu syirik. Kenapa? Karena jin-lah yang akan memasuki tubuh orang yang meminta hal itu. Jin yang membuat orang itu seakan mampu melakukan beberapa hal bersifat ‘keajaiban’ yang sulit dinalar. Ruqyah –bagi muslim- akan membuktikan hal itu.

Sebagai orang yang alhamdulillah diberikan Tuhan kelebihan dan juga mempelajari secara rasional, ada satu hal sederhana sebagai parameter bagi teman-teman untuk mempelajari ilmu semacam ini. Pertama, ilmu tentang dunia lain selalu didapat dengan proses yang panjang. Contohnya dengan puasa yang tidak biasa atau zikir ribuan kali dalam semalam selama bertahun-tahun. Tidak ada yang instan. Demikian pula dengan ilmu yang mengoptimalkan tenaga dalam, sama dengan bela diri dipelajari dan dilatih berkali-kali berlama-lama. Kedua, para guru saleh dan shahih yang mengajarkan hal ini sama sekali tidak menetapkan tarif. Ini seperti sudah saya tuliskan di atas. Jadi, bila Anda pergi ke paranormal atau mengikuti seminar dan dijanjikan mendapatkan transfer ‘ilmu ghaib’ –termasuk ilmu dengan ‘bungkus’ istilah modern yang katanya untuk pengobatan- dalam beberapa jam saja, sudah pasti palsu, bohong belaka. Kalau pun benar tiba-tiba Anda jadi ‘ahli pengobatan’ atau ‘ahli beladiri’, pasti musyrik karena menyertakan jin.

Jangan percaya! Sudah uang hilang, iman juga rusak.

Naudzubillah min dzalik… astaghfirullahaladiim.

Ilustrasi: daidaglamazon.blogspot.com

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s