Menabung Untuk Akherat

Di era materialisme seperti sekarang, dimana manusia berlomba-lomba mencapai kesuksesan duniawi, kerapkali urusan akherat terlupakan. Seringkali kita merasa cukup dengan bersedekah uang saja, tanpa melakukan ibadah lainnya. Seolah-olah Tuhan bisa dibayar atau disogok. Tidak ada orang sekaya apa pun yang bisa dibebaskan dari ibadah hanya dengan bersedekah.

Sejatinya, ibadah yang kita lakukan itu untuk kita sendiri. Tuhan sama sekali tidak butuh ibadah kita. Ibarat uang pensiun, pemerintah sebenarnya tidak membutuhkan dana yang disimpan dan diakumulasi oleh lembaga dana pensiun. Para pegawai negeri-lah yang lebih membutuhkan dana itu setelah pensiun nanti. Kita juga akan memerlukan tabungan pahala saat kita pensiun sebagai manusia nantinya.

Saya sendiri seringkali lupa menabung untuk akherat. Berbagai ibadah terutama yang sunnah seringkali dilewatkan dengan santai. Padahal, meskipun “receh”, kalau ditabung sedikit-sedikit lama-kelamaan menjadi bukit bukan?

Di dunia, ada berbagai perangkat investasi yang ditawarkan. Mulai dari tabungan atau deposito yang biasa hingga asuransi, reksadana atau unitlink yang njelimet. Kalau masih kurang juga, masih ada berbagai ornamen investasi seperti emas, saham, properti atau benda berharga lainnya.

Tapi bagaimana dengan investasi akherat? Justru sebenarnya ini murah. Karena kita tidak perlu mengeluarkan harta bila tidak mampu, namun cukup diniatkan dan dilakukan. Dalam Islam, tersenyum adalah sedekah dan ibadah paling mudah. Tapi, berapa banyak kita melakukannya untuk orang lain? Juga berbagi dan membantu sesama, termasuk dalam soal ilmu. Sudahkah Anda yang sarjana melakukannya?

Yuk, mumpung masih ada kesempatan, kita sama-sama menabung untuk akherat. Saya sendiri masih punya “kredit macet” nih kepada malaikat, gara-gara kebanyakan dosa di masa lalu. Saatnya “kejar setoran”. Cabuuut!

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s