Peluang Usaha Baru

Saya memperpanjang masa tinggal di Malang karena adanya janji temu pribadi dengan beberapa orang. Saya merasa sayang kunjungan ke suatu kota yang tidak dekat hanya diagendakan untuk satu acara. Salah satu upaya saya adalah mengendus peluang usaha baru di bidang yang cukup jauh dari apa yang saya usahakan saat ini.

penangkaran lebah-Bhayu

Penangkaran lebah madu

Misalnya saat saya berkunjung ke salah satu toko madu khas kota Batu. Petugas yang melayani cukup ramah menjelaskan mengenai hal-ihwal bisnis ini. Saya juga dibolehkan pergi ke belakang tokonya dimana terdapat contoh penangkaran lebahnya. Menurut petugasnya, penangkaran lebah dalam skala besar terdapat di kawasan Agrowisata Kota Batu. Saya cukup tertarik karena madu asal kota ini belum memiliki cabang di Jakarta dan sekitarnya. Meski harganya cukup mahal, namun rasanya investasi di bidang ini cukup menjanjikan mengingat pasarnya yang “samudera biru” (blue ocean), meski dalam kategori madu mungkin sudah “samudera merah” (red ocean) dan “pasar ceruk” (niche market).

Saya mencoba berpikir di luar kotak (out of the box) mengingat selama ini bisnis yang saya jalankan cukup riskan dan sulit di-“auto pilot“. Padahal, saya musti menyelesaikan sejumlah buku karena ada yang sudah ditunggu penerbit. Jadi, saya mencoba mencari peluang usaha baru yang tidak membutuhkan kehadiran saya atau “otak saya” setiap saat.

Bertemu dengan puluhan pengusaha yang omzet-nya “membelalakkan mata” juga “membuka mata” saya. Bahwa apa yang saya usahakan dengan ngotot selama ini masih kurang optimal. Hampir semua pengusaha pengurus TDA yang hadir bisnisnya sudah “auto pilot” dan jadi “mesin uang” meski ditinggal tidur sekalipun.

Lagipula, saya merasa salah langkah dengan mempercayakan “otak” bisnis saya kepada seseorang yang ternyata mengkhianati saya begitu rupa. Meski bisnis tetap jalan, namun sudah saatnya saya melakukan diversifikasi di bidang yang bahkan sebelumnya tak terpikirkan. Namun, kehati-hatian tetap penting karena saya mendengar seorang pengusaha waralaba (franchise) dipailitkan oleh pengadilan. Padahal, beberapa waktu lalu saya sempat bertemu dengan beliau di rumahnya dan sempat nyaris membeli salah satu usaha waralabanya. Jadi, di sini fokus saya adalah membesarkan usaha yang sudah ada sembari mencoba alternatif peluang usaha baru. Syukurlah segala musibah yang saya alami dua tahun terakhir alhamdulillah dan insya Allah berakhir manis. Saya percaya, bila kita dizalimi manusia justru akan dipelihara oleh Tuhan sebagai gantinya.

2 responses to “Peluang Usaha Baru

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s