Kepercayaan

Kepercayaan dalam bahasa Indonesia memiliki dua padanan kata dalam bahasa Inggris. Pertama adalah trust dan kedua adalah believe. Agak sulit menjelaskan pengertiannya, namun bila dipadankan lagi dengan kosa kata serapan dari bahasa Arab mungkin lebih jelas. Trust itu amanah, sementara believe itu keyakinan (confidence) yang lebih dekat kepada iman (faith).

Trust memerlukan alasan rasional dari otak, sementara believe memerlukan rasa dari hati. Kata percaya dalam konteks bahasa Indonesia dipergunakan untuk keduanya. Misalnya kalimat “saya percaya pimpinan baru kita akan membawa perusahaan menjadi lebih baik” dan kalimat “percaya kepada Tuhan” memiliki “rasa” atau konotasi berbeda.

Bila yang pertama memerlukan usaha dari yang dipercaya (obyek) untuk dipercaya, yang kedua malah lebih memerlukan keyakinan dari pihak yang mempercayai (subyek). Ketika trust diberikan, biasanya disertai ikatan perjanjian. Karena di sini pihak yang mempercayai memberikan sesuatu kepercayaan kepada pihak yang dipercayai. Sesuatu kepercayaan itu bukan sekedar omongan, karena amanah yang arti harfiahnya titipan bisa berupa barang atau sesuatu yang berharga lainnya. Sementara believe nyaris tidak menimbukan konsekusensi langsung bagi kedua pihak. Bila Anda tidak percaya adanya Tuhan misalnya, tidak akan langsung mendapatkan hukuman. Tuhan sendiri juga tidak rugi bila Anda tidak percaya padaNya. Sementara dalam konteks amanah, bila ada yang mencederainya, akan terjadi kerugian terutama bagi pihak yang mempercayai. Sementara pihak yang dipercayai akan rusak nama baiknya dan bisa dituntut secara hukum bila memang ada buktinya.

Karena beratnya, kepercayaan itu sulit didapat. Dalam konteks amanah, dia harus dijaga benar-benar. Sementara dalam konteks keyakinan juga sulit karena kita percaya pada sesuatu yang minim bukti fisiknya. Iman kepada Tuhan hanya bisa diyakini dengan hati yang jernih, meski pikiran bisa membantu. Demikian pula bila kita percaya pada janji atau alasan seseorang terhadap suatu tindakan, misalnya janji kampanye atau alasan seseorang terlambat datang. Iman yang paling besar kepada manusia adalah cinta. Karena cinta memetrlukan tingkat kepercayaan yang sangat tinggi

Jadi, bila Anda dipercaya oleh seseorang, jagalah. Karena sungguh ia sulit didapat

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s