Blogger Seleb: Om Jay

Om Jay di Kompas-28 Mei 2013 foto Bhayu

Hari ini, saya terkejut sekaligus kagum ketika menerima harian Kompas yang saya langgani. Apa pasal? Karena di halaman 16 yang merupakan “back cover” dari koran terbesar di Indonesia ini, tampil sosok yang saya kenal. Dia adalah Wijaya Kusumah yang lebih dikenal dengan panggilan “Om Jay”. Beliau yang saya kenal karena pergaulan sesama blogger terutama di komunitas Kompasiana dan Blogger Bekasi, sehari-harinya merupakan guru di SMP LabSchool Jakarta. (oh ya, sekedar menunjukkan bahwa saya memang kenal beliau dan bukan SKSD, silahkan tengok ulang tulisan ini ya…).

Di dunia kecil (lebenswelt) saya yang orang biasa ini, jarang-jarang ada orang yang saya kenal bisa “manggung” seperti itu. Setidaknya orang yang kalau nama saya disebut atau saya datangi sekedar untuk menyapa, tidak akan bilang, “Siapa ya?” Salah satunya adalah Cak Tarno, penjual buku di dekat kampus saya, UI (baca kembali artikel ini). Kalau kawan lama yang sudah jadi “pejabat” seperti beberapa anggota DPR, tak berani lah saya yang rakyat biasa ini mengaku-aku kenal. Seingat saya, hanya Indra Jaya Piliang -kini Ketua Balitbang DPP Golkar dan calon walikota Pariaman- yang masih fair menyebut nama saya di website-nya dan di aneka kesempatan lain. Sementara yang lain… belum tentu masih ingat pada saya.

Itulah juga yang saya salut dari Om Jay. Meski di beberapa kesempatan saya sempat berbeda pendapat dengannya, tapi saya salut ia masih menyebut nama orang yang mengenalkannya pada dunia blog: Dedi Dwigatama. Justru peran sebagai blogger seleb inilah yang kemudian melambungkan namanya sampai bisa masuk rubrik “Sosok” di koran terkemuka. Ia juga pernah memenangkan sejumlah penghargaan justru karena ia merupakan blogger.

Itulah yang seringkali kita lupa: menyebutkan jasa orang lain. Padahal, itu bukan saja dianjurkan oleh agama, tapi juga bermanfaat dalam pergaulan. Sementara Anda bisa dengan mudah melupakan jasa orang yang mengajarkan Anda mengemudi misalnya, tapi malah mengingat orang yang cuma bertemu Anda saat sudah “di puncak” (maaf, saya sengaja menyindir mantan pasangan saya nih. hehehe). Justru mereka yang bersama kita saat kita masih bukan apa-apa itulah sebenarnya pribadi yang diutus Tuhan untuk membesarkan kita. Kalau kita melupakan mereka, niscaya kelak Tuhan juga akan melupakan kita. Dan saya sungguh kagum pada Om Jay, di tengah kegemilangan namanya sebagai blogger, ia tak lupa menyebut beberapa nama yang berperan dalam hidupnya. Luar biasa!

Proficiat Om Jay!

3 responses to “Blogger Seleb: Om Jay

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s