Yesus Kristus & Nabi Isa a.s.

Kemarin adalah hari yang sangat penting bagi umat Nasrani. Kenaikan Yesus Kristus atau bahasa Inggrisnya “the ascension of Jesus Christ”. Dalam bahasa Latin, hari tersebut diistilahkan sebagai “Vulgate”. Ini adalah salah satu ajaran sentral dalam sistem kepercayaan Kristiani. Setelah penyaliban, tiga hari setelahnya Yesus bangkit kembali dari antara orang mati. Dan peringatan “kenaikan Yesus Kristus” terjadi 40 hari setelahnya. Dipercaya Yesus diangkat ke surga untuk duduk di sebelah kanan Bapa. Dan menurut Perjanjian Baru kejadian ini disaksikan langsung oleh 11 orang murid kepercayaan Yesus. Ada tiga tempat dalam Bible dimana kejadian ini disebutkan secara jelas. Pertama adalah di Lukas 24:50-53, lalu Markus 16:19 dan terakhir di Kisah Para Rasul 1:9-11. Sementara itu juga ada beberapa ayat lain yang bisa ditafsirkan sebagai pertanda akan adanya kenaikan Yesus. Misalnya di Yohanes 6:62 dan 20:17 atau 1 Timotius 3:16.

Tapi mohon maaf, tulisan ini tidak hendak membicarakan mengenai kejadian agamis tersebut. Meskipun saya cukup kompeten dari sisi akademis, namun sebagai Muslim akan terkesan membandingkan. Karena tentu saja iman saya tidak mempercayai apa yang diwartakan dalam Bible tersebut.

Ada yang percaya bahwa Yesus (dalam bahasa Latin penulisannya “Iesu”) yang dipercaya umat Kristiani sebagai Tuhan dan Nabi Isa a.s. dalam Islam adalah pribadi yang sama. Namun, bagi saya tidak persis begitu. Saya mengambil analogi bagaimana kita bangsa Indonesia memandang Bung Karno sebagai pahlawan sementara bagi penjajah kolonial Belanda saat itu sebagai pemberontak “ekstrimis”. Satu orang Soekarno tapi dari dua perspektif bertolak-belakang. Tidak perlu berdebat siapa yang benar dan siapa yang salah, cukup memahami adanya perbedaan perspektif di sini.

Kali ini, saya hanya ingin memberikan perspektif Muslim mengenai salah satu kisah terkait Nabi Isa a.s. Terus-terang, kisah inilah yang memberikan saya penyadaran dan pencerahan bahwa apa yang saya alami adalah kehendak Tuhan yang harus terjadi. Saya tak hendak menceritakan kisah ini karena terlalu panjang, selain dikarenakan pula sumber aslinya tak bisa saya temukan.

Kisah ini terkait dengan salah satu mukjizat yang dimiliki Nabi Isa a.s. yaitu menghidupkan orang mati. Tercatat dalam literatur Islam setidaknya dua kali beliau menghidupkan jenazah manusia dan dua kali menghidupkan binatang. Bagaimana kisahnya? Simak tulisan besok ya…

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s