Film

Sebagai seorang Introvert, saya mendapatkan “charge” dari menyendiri. Aktivitas yang paling saya sukai adalah membaca sambil bermain game dan menonton film sekaligus ngemil. Dan agar tidak sia-sia, saya mencoba menuangkan apa yang saya dapat saat menonton film di situs khusus: http://resensi-film.com.

Beberapa waktu lalu, gara-gara sibuk bekerja di kantor orang lain, saya lupa memperpanjang masa sewa domain lama saya. Akibatnya, domain itu hilang disambar orang dan kini dijual ulang dengan harga lebih mahal. Maklum, spekulan… Tapi itu menunjukkan bahwa traffic ke situs saya itu tinggi sampai domainnya direbut orang lain.

Kini, alhamdulillah Anda sudah bisa menikmati beberapa resensi film saya di sana. Sori masih yang lama, karena akhir-akhir ini saya jarang pergi ke bioskop. Tapi insya ALLAH akan saya kebut juga karena ini Indonesia, bajakan mudah didapat dan cepat. Hehe.

Buat apa sih saya repot-repot membuat aneka situs yang tidak ada hasil materinya? Ilmu Boss. Itu ilmu. Saya saat ini cuma bisa sedekah itu. Meski cuma film, namun kemampuan “menyerap sesuatu” itu tidak mudah. Sama seperti Bondan “Mak-Nyus” Gunawan yang jago membandingkan masakan, saya pun insya ALLAH mudah ingat saat menonton film. Sehingga bila satu saat menyaksikan film, bisa membandingkannya dengan yang lama. Dan beberapa kali saya mendapatkan komentar bahwa resensi saya “beda” dari biasanya. Ya. Itu karena saya tidak mendapatkan pesanan apa pun dari siapa pun. Saya tidak berhutang atau dibayari pihak distributor, importir atau bioskop saat menonton. Jadi, saya bebas menulis apa pun.

Independensi ini dulu juga saya lakukan saat masih bekerja di majalah Men’s Health Indonesia. Saya ditugasi membuat aneka ulasan mengenai tempat-tempat hiburan, hotel, restauran, cafe, atau tempat umum lain. Saya tidak meminta gratisan kepada pengelola, tapi membayar. Dengan demikian tulisan saya obyektif.

Walau begitu, bukan berarti tulisan saya paling bagus lho… Saya masih harus banyak belajar. Jadi kalau Anda melihat ada kesalahan, hajar saja! Kasih saya komentar dan kritik. Tulisan saya jelas masih jauh dari kualitas kawan lama saya Ekky Imanjaya yang pernah mendapatkan nominasi kritikus film di Festival Film Indonesia. ๐Ÿ˜‰

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s