Polisi Nakal

Sebenarnya, belakangan ini saya agak malas membahas peristiwa yang sudah dibahas media massa. Kenapa? Semata karena kita sudah mengalami “peluberan informasi” (information overload) di soal itu. Apalagi kalau info itu sedang hangat, stasiun televisi berlomba-lomba mengulang-ulang beritanya.

Tapi yang satu ini menarik karena bagi saya selain berisi informasi, ada unsur humornya. Itulah berita tentang video yang dibuat turis asal Belanda di Bali. Video itu berisikan bagaimana sang turis yang tidak memakai helm “ditilang”. Tapi alih-alih diberikan tindakan hukum sesuai prosedur, polisi itu malah “mengajak damai”. Turis itu dimintai uang Rp 200.000,- Celakanya lagi, setelah mendapatkan uang dari “mangsa”-nya, si polisi malah “mentraktir” turis itu dengan uangnya sendiri. Apa yang “ditraktir”? Tak tanggung-tanggung: bir. Untuk jelasnya, silahkan deh Anda saksikan sendiri:

 

 

Bagi kita rakyat Indonesia, polisi model begini sering kita temui sehari-hari. mulai dari yang sekedar “sok menilang” tapi malah “minta damai”, sampai yang terang-terangan “malak”orang yang punya masalah hukum. Bahkan, seperti “preman berseragam”, para pemilik perkantoran sudah tahu ada “uang keamanan” yang musti dibayarkan kepada patroli polisi dalam periode tertentu. Karena itu, tak heran bila terjadi konflik horizontal antar elemen masyarakat yang coba dilerai polisi, seringkali justru berujung bentrok antara warga dengan polisi sendiri.

Sudah seharusnya polisi berubah. Tidak hanya sebatas slogan belaka, tapi diimplementasikan dalam praktek kinerja sehari-hari. Karena bila tidak, polisi akan makin dibenci masyarakat yang sudah seringkali merasa diperlakukan tidak adil saat harus berhadapan dengan mereka. Dan jangan pengecut melulu berlindung di balik kata “oknum”. Karena apa yang terjadi sebenarnya sudah sistemik dan mengakar, sehingga jadi “rahasia umum”.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s