Indonesia Ditipu!

Saya amat marah pada perilaku para pemberontak yang pura-pura insyaf di Aceh. Mereka yang bergabung dengan para pengkhianat bangsa itu celakanya kini menduduki posisi kunci di sana. Mulai dari gubernur dan wakilnya hingga para wakil rakyat. Kenapa? Karena mereka mengesahkan lambang dan bendera Aceh yang jelas-jelas identik dengan lambang dan bendera GAM (Gerakan Aceh Merdeka). Dan semua tahu, di seluruh dunia bahwa lambang dan bendera itu adalah suatu simbol kedaulatan.

Padahal, Perjanjian Helsinki justru menegaskan tidak boleh ada lagi identitas GAM dalam bentuk apa pun yang dipergunakan pasca penandatanganan pakta perdamaian itu. Saya sendiri merasa, tiap kali Indonesia berdiplomasi dengan melibatkan pihak asing, hampir pasti kita kalah. Bukan hanya Timor-Timur lho, tapi kita juga kalah melawan Malaysia dalam kasus Sipadan-Ligitan. Kita juga kalah di masa Menteri Luar Negeri Ali Alatas hendak menjadi Sekjen PBB. Bahkan dari awal Orde Baru sampai kini, kita kalah di Papua dalam kasus Freeport, juga di Nusa Tenggara Timur dalam kasus Newmont. Kalah di situ berarti Indonesia mendapatkan hasil yang lebih sedikit atau malah tidak mendapatkan hasil sama sekali.

Saya bukan ahli hubungan internasional, tapi sebagai rakyat yang sangat mencintai negaranya, saya merasa kita berkali-kali ditipu pihak asing. Tidak hanya soal perebutan wilayah, tapi juga dalam hal pembagian konsesi ekonomi.

Padahal, sejarah bangsa kita justru menunjukkan para pendiri bangsa kita adalah para jagoan diplomasi. Sebutlah nama-nama seperti Muhammad Hatta, Haji Agus Salim, Muhammad Roem, Djuanda, hingga Adam Malik. Mereka bukan hanya memperjuangkan kemerdekaan negara ini, tapi juga penjaminan ekonominya. Mulai dari Indonesia merdeka hingga berdirinya ASEAN, para jago diplomasi kita itulah yang menggawangi.

Saya tidak tahu apa yang sebenarnya terjadi saat ini. Apakah ada faktor uang bermain? Tapi yang jelas, kita berkali-kali ditipu. Dan jelas rakyat akan marah besar apabila faktor tertipunya negara justru karena para pemimpinnya yang memang sengaja menipu rakyat. Semoga saja tidak.

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s