Improvisasi

Bhayu di dpn audiens anak2-20 Jan 2013

Hari ini, saya dijadwalkan sebagai pembicara mewakili kantor tempat saya bekerja di sebuah acara yang diadakan di suatu sekolah. Saya memiliki materi presentasi berupa video dari divisi training, walau terus terang saya tidak menyiapkan materi presentasi khusus.

Tapi alangkah kagetnya saya ketika berada di lokasi, tempat saya bicara adalah panggung terbuka. Audiensnya nyaris tidak ada, selain beberapa orang anak yang sedan menunggu waktu pengumuman aneka lomba yang mereka ikuti sebelumnya. Sudah begitu, tidak ada proyektor dan layar sehingga teknologi tidak bisa membantu saya.

Jadilah saya berimprovisasi. Membawa beberapa buku bergambar terbitan perusahaan tempat saya bekerja, saya pun mengajak anak-anak audiens saya itu berinteraksi. Tidak mudah memang. Dan karena saya tidak siap dengan kondisi itu, waktu saya bicara pun rasanya tak lebih dari lima menit. Rasanya ingin buru-buru mengakhiri saja.

Lucunya,oleh pembawa acara saya disebut sebagai motivator dan apa yang saya bicarakan disebut motivasi. Di sini saya merasa masih cukup jauh dari sebutan itu, selain memang tak ingin disebut begitu.

Ada pelajaran berharga yang saya dapat hari ini, bahwa kita harus selalu siap berimprovisasi. Dalam pekerjaan, dalam kehidupan, segala hal belum tentu berjalan sesuai harapan kita. Bahkan, sebenarnya hampir tidak ada yang sesuai harapan 100 %. Pasti ada melenceng atau melesetnya.

Karena itu kesiapan mengantisipasi keadaan itu sangat penting. Di sinilah saya merasa setiap hari, setiap saat, Tuhan saya selalu memperhatikan dan mendidik saya. Bahwa saya memang harus menempuh jalan panjang, berliku dan berbatu untuk mencapai tangga sukses. Saya tambah merasa dikuatkan saat Mario Teguh dalam acara Mario Teguh Golden Ways di Metro TV malam ini mengatakan: “Justru orang yang diperhatikan Tuhan juga akan diperhatikan setan. Karena itu ia terus digoda agar melenceng dari jalannya. Karena sebenarnya orang yang sering digoda setan itu adalah mereka yang akan menjadi orang besar di masa depan.”

Semoga Tuhan menjaga saya dan selalu bersama kita yang berjuang.

Aamiin.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s