Resolusi 2013

resrev13

2013 sudah datang. Meski secara alami tidak ada perbedaan dengan hari-hari biasa, ini merupakan satu cara manusia membuat penanda (signifier) dalam hidupnya. Sistem waktu dan kalender sendiri sebenarnya juga merupakan satu ilusi manusia untuk menegaskan kontrolnya atas alam ini. Meski sebenarnya itu mustahil alias cuma ilusi.

Terlepas dari itu, tahun baru sejak berabad-abad juga memberikan ilusi pada adanya suatu harapan baru. Suatu lembar yang baru telah dibuka dan menghapuskan masa lalu. Manusia memang cenderung pada keinginan memperbaiki diri, meksi ternyata saat diberikan kesempatan banyak yang menyia-nyiakannya.

1 Januari 2013.

Apakah Anda ingat tanggal yang sama setahun lalu?

Apa resolusi Anda tahun lalu? Berapa banyak yang terlaksana?

Mari lupakan itu semua. Kini kita sudah menapaki tahun yang baru. Saatnya membuat resolusi baru. Tapi bukan sekedar resolusi kosong, melainkan revolusi! Ya, kita harus merevolusi diri kita. Cara hidup kita. Cara berpikir kita. Cara kita berinteraksi dengan orang lain.

Agar resolusi itu tercapai, lengkapi dengan peta jalan (roadmap) dan cara mencapainya (how-to). Tanpa itu, kita cuma akan tersesat. Akibatnya, resolusi itu cuma akan jadi basi setahun kemudian.

Misalnya Anda memiliki resolusi menurunkan berat badan, maka harus konsisten dengan caranya. Apakah akan menemui dokter ahli gizi atau menggunakan obat pelangsing tertentu. Saya sendiri tak mengira akan berhadapan dengan problem ini. Dan salah satu cara yang saya tempuh adalah mengurangi porsi makan serta tidak makan malam. Lumayan juga, sejak saya sadar terlampau gemuk dua bulan lalu, kini celana saya sudah terasa longgar lagi.

Kira-kira semacam itulah kita menerapkan resolusi. Saya sendiri punya sejumlah resolusi lain di 2013. Salah satunya adalah membangkitkan kembali perusahaan saya yang sempat hancur karena salah urus. Juga tentu saja menemukan pengganti bagi partner di perusahaan saya dan juga di hidup saya. Kalau pasangan saya yang kemarin masih mau diajak realistis, mungkin saya lebih suka meneruskan saja agar saya bisa fokus di sektor lain dalam kehidupan. Tapi kalau tidak, syukurlah Tuhan sudah memberikan beberapa orang sebagai pilihan di masa depan. Walau untuk yang ini saya tidak mau buru-buru agar tidak salah langkah lagi.

Masih ada sejumlah resolusi lain yang saya kira terlalu pribadi untuk diungkapkan. Saya rasa masing-masing dari Anda pun punya. Terserah apa pun itu, yang jelas harus membuat hidup Anda lebih baik lagi. Rugi dong kalau usia bertambah tapi kualitas hidup kita tak meningkat?

ilustrasi: kenlongassoc.com

2 responses to “Resolusi 2013

    • Halo Bung Aang. Selamat tahun baru juga. Di Riyadh mungkin tidak dirayakan ya? Kan tahu baru Masehi? Boleh dong cerita-cerita soal kondisi di sana. Kalau ada foto-foto lebih bagus. Nanti saya muat di salah satu blog/website saya. Tenang saja, penulisnya tetap akan disebutkan Kang Aang dan bukan saya. Mau?

      Wassalam,

      Bhayu MH

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s