Knights of Templar, Freemasons & Illuminati

the-red-knights-templar-crossBagi Anda penyuka kisah sejarah, mungkin tahu mengenai nama-nama di atas. Mereka adalah bagian dari sejarah manusia. Knight of Templar adalah ksatria Perang Salib, tentu saja di pihak Kristen. Mereka adalah ksatria pilihan yang handal, namun juga kejam. Peranan mereka begitu besar hingga lambang mereka yaitu sailb merah di atas dasar putih kemudian diabadikan sebagai bendera England (Inggris). Sementara Freemasons adalah perkumpulan rahasia sejumlah cendekiawan Yahudi yang hingga kini pun masih misteri keberadaannya. Banyak yang percaya bahwa Freemasons berhubungan erat dengan Knights of Templar. Konon, ada 9 orang anggota Masons di antara 55 orang penandatangan Declaration of Independence (Proklamasi Kemerdekaan A.S.).  Di antara mereka antara lain disebutkan termasuk George Washington dan Benjamin Franklin. Sementara Illuminati lebih misterius lagi. Banyak yang salah mengira tentang mereka. Saya beberapa kali mendengar kelompok Islam radikal di Indonesia menganggap mereka adalah kelompok Yahudi-Zionis ekstrem yang berupaya menguasai dunia. Padahal bukan. Illuminati justru sebuah kelompok yang konon didirikan di abad pertengahan menjelang Renaissance. Mereka adalah kelompok para ilmuwan yang menentang dominasi lembaga gereja dalam segala aspek kehidupan, termasuk ilmu pengetahuan. Di antara para anggota awalnya konon terdapat nama Leonardo da Vinci dan Galileo-Galilei. Anda pasti tahu fakta sejarah bahwa nama terakhir dihukum mati oleh gereja karena mengatakan bumi itu bulat, bukan datar seperti fatwa gereja saat itu.

Semua misteri itu terus menyelimuti tatanan dunia saat ini. Saya sendiri tertarik pada bagaimana Amerika Serikat mendadak menjadi imperium hebat yang menguasai planet ini pasca Perang Dunia II. Apalagi saat itu kekuatan Nazi Jerman begitu digdaya, belum lagi sekutu di poros Axis yaitu Jepang dan Italia. Terlepas dari fakta sejarah di atas kertas tentang jalannya peperangan, ada hal di balik layar yaitu pengkhianatan sejumlah ilmuwan dan cendekiawan Jerman berdarah Yahudi. Mereka menyeberang ke Amerika Serikat dan konon ikut melarikan sejumlah besar dana milik para Yahudi kaya Eropa. Konon pula, merekalah yang kemudian ikut membentuk Federal Reserve.

Karena itulah Amerika Serikat kemudian menjadi digdaya. Antara lain karena mereka memiliki modal yang nyaris tak terbatas untuk membuat peralatan perang. Satu hal yang kemudian menjadi faktor pembalik situasi Perang Dunia II.

Hingga kini, masih banyak misteri menyelimuti dunia kita. Kita baru saja melewati sebuah kehebohan mengenai prediksi kiamat yang konon diramalkan oleh suku Maya. Dahulu, bangsa ini termasuk salah satu bangsa umat manusia pertama yang memiliki teknologi tinggi. Dan baik kemunculan maupun hilangnya peradaban mereka merupakan sebuah misteri. Sisa-sisa situs mereka di Meksiko meski masih menunjukkan sisa kebesaran mereka, tapi saya kira tak sampai sepersepuluhnya.

Negeri kita sendiri adalah tanah tua. Jauh sebelum negara bernama Republik Indonesia lahir, telah banyak negara berdiri. Dua di antara yang terbesar adalah Sriwijaya dan Majapahit. Di mana sisa kebesaran mereka? Apakah cuma tumpukan batu sisa candi belaka? Baik Maya, Inca, maupun Majapahit menghimpun kekayaan begitu besar. Dan dari sejak ditemukannya pertambangan di awal peradaban manusia, kita tahu bahwa itu berarti logam mulia dan batu berharga. Dimana semua itu? Salah satu benda paling berharga di muka bumi adalah mahkota raja/ratu Inggris yang jelas masih ada. Satu pertanyaan sederhana: dimanakah mahkota raja/ratu Majapahit sekarang? Mahkota itu sudah pasti terbuat dari emas dan bertatahkan batu berharga seperti intan, permata, atau zamrud. Betapa berharganya!

Apa artinya? Semua itu menunggu saat dan orang yang tepat untuk menemukannya. Siapa dia? Entahlah. Tapi berbagai misteri dunia itu masih tersimpan rapat. Dan baru sekedar mengilhami cerita dan film saja. Harta yang dikumpulkan sejak peperangan di abad pertengahan, dimana satu bangsa menaklukkan bangsa lain kini tersimpan rapat, entah di mana. Dan bisa jadi tidak hanya ada satu tempat penimbunan atau penyimpanannya. Karena konon Freemasons percaya semua harta itu terlalu besar untuk dikuasai oleh satu orang saja, bahkan oleh seorang raja. Mungkin memang menunggu “The One” untuk menemukannya. Dan bisa jadi dialah “Sang Messias” yang dinubuatkan berbagai kitab suci itu. Karena misteri dunia sebesar itu memang hanya bisa ditemukan dengan izin Tuhan saja.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s