21/12/2012: Kiamat?

Alhamdulillahirabbil’alamiin kalau hari ini jadi kiamat. Kenapa? Karena kita tak harus menunggu berlama-lama di alam barzakh. Tapi, nyatanya insya Allah tidak akan ada apa-apa hari ini.

Secara logika ilmiah saja. Kalau memang kalender suku Maya benar meramalkan kiamat, dan bukan sekedar meramalkan akhir suatu siklus penanggalan atau malah kedatangan kembali dewa mereka, tentu suku itu hebat. Dan itu cuma memperjelas dugaan majunya ilmu pengetahuan dan teknologi mereka. Bahkan itu bisa memunculkan spekulasi lain, bahwa sebenarnya mereka memperoleh pengetahuannya dari alien atau makhluk planet lain. Ironisnya, apa pun cara mereka memperoleh ilmu itu, ternyata lebih hebat dari kita yang telah mengenal komputer.

Kedua, secara logika ilmiah “goblok-goblokan” saja, kiamat di tanggal 21/12/2012 itu mustahil. Kenapa? Ada perbedaan zona waktu di bumi yang bulat ini. Kalaupun kita menetapkan bahwa waktu Meksiko tempat suku Maya pernah berdiam sebagai patokan, tetap tidak logis. Apakah misalnya itu berarti Meksiko adalah negeri pertama yang mengalami kiamat?

Ketiga, harus diingat, sistem penanggalan yang kita pakai secara luas di dunia adalah kalendar Gregorian buatan gereja abad pertengahan, dan bukanlah penanggalan Maya. Bisa jadi angka double 2012 di kalender Maya bukan berarti tahun 2012 kita. Sama saja seperti tahun Jepang 2045 yang tercetak di naskah proklamasi kita adalah sama dengan 1945 Masehi.

Keempat, NASA telah menjelaskan bahwa kesejajaran seluruh planet di tata surya dengan bintang-bintang lain termasuk dengan pusat galaksi Bima Sakti adalah mustahil. Sebenarnya, tidak ada yang mustahil bila kita percaya Tuhan. Tapi perhitungan ilmiah menyatakan itu mustahil. Dan kita memang belum bicara soal agama.

Bicara agama, saya pernah mengulas dari sudut pandang berbagai agama. Silahkan cari artikelnya dengan “Search” di sudut kanan atas blog ini.

Bagi saya yang muslim, sangat yakin bahwa kiamat tidak akan terjadi “ujug-ujug”, melainkan ada tanda-tandanya. Dan belum semua tanda-tanda prolog atau pra-kiamat itu terjadi. Salah satunya adalah klausul “munculnya Dajjal” dan “diangkatnya Al-Qur’an dari bumi”. Juga ada hadits Nabi yang menyatakan bahwa Tuhan tidak akan menurunkan kiamat bila masih ada satu orang beriman di muka bumi, meskipun nantinya ia bersembunyi di hutan sekali pun. Kesimpulannya, kiamat akan terjadi saat agama Islam tidak lagi ada pemeluknya dan ALLAH SWT sebagai Tuhan tidak lagi disembah. Penghuni bumi saat kiamat semuanya adalah mereka yang tidak beriman. Ini bisa berarti tidak ada lagi orang yang beragama, tepatnya tidak beragama Islam. Cuma memang salah satu hadits menyebutkan kiamat akan terjadi di hari Jum’at, sama seperti penciptaan dunia yang juga di hari Jum’at. Dan tanggal 21-12-2012 ini jatuh di hari Jum’at! Tapi tenang saja, seperti saya bilang tadi, tanda-tanda lain belum muncul.

Ada pula berbagai tanda termasuk yang ditunggu agama samawi lain yaitu Nasrani dan Yahudi. Antara lain kedatangan kedua kali sang juru selamat. Ini kemudian diikuti dengan peperangan antara “si baik” dan “si jahat”. Masalahnya, setiap agama samawi mengklaim dirinyalah sebagai “si baik” dan pihak lain sebagai “si jahat”.

Bagi saya, memang hanya kiamat yang akan membuktikan agama mana yang paling benar dan Tuhan mana yang sejati. Tapi, dari berbagai pertanda dan ajaran yang ada, sebenarnya kalau mata hati kita terbuka, akan tahu mana kebenaran sejati yang hakiki. Intinya, itulah agama yang mengatakan bahwa penentuan kiamat adalah “hak prerogatif Tuhan” dan di akhir zaman manusia menanggung amal (baik ataupun buruk)-nya sendiri-sendiri, tanpa penebusan dari siapa pun.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s