Upah

Pemerintah provinsi DKI Jakarta menetapkan Upah Minimum Regional Provinsi (UMP) yang baru sebesar Rp 2,2 juta pada 20 November 2012 lalu. Keputusan ini mengejutkan, selain karena mendadak, besarannya juga di atas normal. Kenaikannya sebesar 40 %, dari semula sebesar Rp 1,53 juta per bulan. Terbesar sepanjang sejarah perburuhan Indonesia! Di samping itu, sebagai ibukota jelas Jakarta adalah barometer. Bila UMP Jakarta naik, bisa dipastikan daerah-daerah lain juga menuntut hal serupa.

Sebut saja Medan. Di ibukota provinsi Sumatra Utara itu besok direncanakan akan berlangsung demonstrasi buruh. Mereka kembali menuntut kenaikan UMP tahun 2013 sebesar Rp 2,2 juta, sama seperti Jakarta. Padaal, baru bulan lalu UMP Sumut dinaikkan oleh Dewan Pengupahan Sumut dari Rp 1.305.000 menjadi Rp 1.375.000. Kota-kota besar lain dipastikan akan bergejolak menuntut hal yang sama.

Meski saya bersimpati bahkan mencoblos Jokowi pada Pemilukada lalu, saya mengecam tindakan terburu-buru Gubernur DKI Jakarta yang baru itu. Tindakan populis sang gubernur tampak jelas hanya karena tak tahan menghadapi demonstrasi dan berupaya mencitrakan diri sebagai pembela buruh.

Terus terang, saya prihatin dengan cara pemerintah menangani isyu upah ini. Seolah menganggap remeh, tapi kerepotan sendiri saat para buruh melancarkan demo. Padahal, seharusnya ada cara yang bisa memuaskan semua pihak. Bukan hanya buruh, tapi juga pengusaha. Pasalnya, semua pihak sebenarnya saling membutuhkan. Buruh butuh kerja untuk penghidupannya, pengusaha juga butuh kelancaran berusaha agar bisa menghasilkan uang, sementara pemerintah pun perlu untuk pajak dan devisa. Lalu, kenapa tidak bisa mencari “win-win solution”?

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s