Lee Byung-Chul & Samsung

LifeLearner, Anda kenal nama orang yang saya jadikan judul di atas dan fotonya terpampang di sebelah? Saya yakin 99,99 % pembaca blog ini akan bilang tidak. Tapi coba kalau saya tanyakan nama produk “Samsung”, justru kebalikannyalah yang terjadi.

Samsung kini melejit terutama berkat inovasinya di pasar gadget. Kemampuannya menduplikasi pencapaian inovatif Apple Inc. membuatnya sampai harus berhadapan dengan raksasa warisan Steve Jobs itu di meja hijau. Bahkan Nokia yang beberapa tahun lalu seolah merajai pasar produk handphone, kini seperti terseok-seok karena disalip Samsung. Kalau Anda gadget-mania, hampir pasti kini memilih memakai Android keluaran Samsung daripada Nokia kan? Tentu kalau budget yang ada tak cukup untuk produk-produk Apple yang premium.

Nah, bicara produk asal Korea Selatan itu, sebenarnya tidak bisa dilepaskan dari pendirinya. Ya, dialah nama yang saya tuliskan sebagai judul: Lee Byung-Chul.

Percayakah Anda, bahwa Samsung semula adalah perusahaan penjual beras? Meski eksportir, namun jelas saat didirikan di tahun 1938 Samsung tidak berkecimpung di bidang teknologi informasi seperti IBM misalnya. Barulah di akhir dekade 1960-an, Lee menapak ke bisnis elektronik dengan mendirikan Samsung Electronic Manufacturing. Gayanya mungkin lebih mirip Donald Trump daripada Steve Jobs. Karena ekspansi bisnisnya yang merambah ke berbagai bidang. Justru di tangan putra ketiganya, Kun-Hee Lee, Samsung bermetamorfosis menjadi raksasa semikonduktor kedua terbesar kedua di dunia. Kemampuan ini membuatnya mampu membuat berbagai produk teknologi informasi terbaru termasuk gadget.

Akan terlalu panjang bila saya menuliskan soal Samsung dan pribadi hebat di baliknya. Namun yang penting, kita selalu bisa menjadi inovator dan inspirator bagi lingkungan di sekitar kita. Lebih baik kita tidak menonjolkan diri namun dunia mencatat kita sebagai “legend” dan benar-benar meninggalkan “legacy”, daripada berpuas diri dengan sekedar publikasi.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s