Bualan Kesuksesan

Saya sering membaca di beberapa mailing-list tulisan dari beberapa orang tentang kesuksesan. Bahkan tidak hanya tulisan, seringkali mereka-mereka ini juga bicara sebagai motivator. Dulu, saya kagum melihat tulisan dan pembicaraan mereka. Namun, seiring dengan saya kemudian intensif bergaul di sejumlah komunitas, saya akhirnya tahu “warna aslinya”.

Ternyata, hanya beberapa dari mereka yang bisa dikategorikan benar-benar sukses. Sebenarnya sukses di sini secara material. Apa artinya? Sukses itu dianggap identik dengan kaya, yaitu memiliki simpanan harta dalam berbagai bentuk yang jauh melebihi kebutuhan hidupnya. Kalau secara bercanda, mereka itu “apa adanya”. Artinya mau apa-apa saja ada…😀

Sementara, banyak dari mereka yang menjual pelatihan atau training -apapun formatnya- tentang “kiat sukses” apalagi “cara cepat jadi kaya”, ternyata malah belum bisa dikategorikan sukses secara material alias kaya. Saya pernah kenal seorang yang bolehlah dikategorikan motivator, menulis buku semacam “cara jadi milyarder”. Tapi saat pulang, saya pergoki dia malah masih naik motor biasa (bukan motor gede/moge) yang harganya masih jutaan, bahkan belum puluhan juta seperti Kawasaki Ninja misalnya.

Mungkin ia cuma berpenampilan sederhana? Itu prasangka yang amat sangat baik. Tapi saya kira tidak. Kenapa? Karena saya kenal beberapa pribadi yang berpenampilan sederhana, tapi sesungguhnya sukses secara material.

Sebenarnya meski penampilannya seolah sederhana, tetap saja ada beberapa cirinya. Ini karena setiap manusia punya kesukaan, minat atau hobby. Dan saat ia sukses, justru saat yang tepat untuk menikmatinya. Misalnya saya punya teman wanita yang berpakaian muslimah sederhana, mungkin belinya juga di Tanah Abang. Ia juga tidak berdandan “menor” atau memakai perhiasan emas mencolok seperti umum dipakai oleh pada “juragan” asal Madura. Tapi saat bicara, saya memperhatikan di pergelangan tangannya melingkar sebuah jam tangan mewah bertatahkan berlian bermerk “Bulgari”. Wow! (Dan saya tahu pasti itu asli karena rumahnya saja di kawasan elite dan mobilnya ada lebih dari 6, di rumah itu saja lho…Padahal rumahnya ada beberapa dan semuanya terkategori mewah).

Sementara, ada beberapa pribadi yang memang senang menonjolkan kemewahannya. Seperti beberapa minggu lalu saya berjumpa seseorang yang mengaku praktisi MLM. Ia dengan bangga mengaku punya 16 mobil mewah dan simpanan di bank sebesar 20 milyar. Entah apa yang hendak ditonjolkannya dari mengatakan hal-hal seperti itu.

Setahu saya, masyarakat lebih menyukai mereka yang sukses dan kaya namun rendah hati. Sebutlah seperti Ir.Ciputra atau Bob Sadino yang berpenampilan sederhana. Meski Om Bob saat bicara sering “nyelekit”, tapi penampilannya sederhana. Kalau kita tidak mengenali mereka bisa-bisa “kecele”. Tanda kekayaan mereka berdua ada di perhiasan seperti jam tangan dan di mobil yang digunakan.

Dulu, saya pernah “nyaris” bekerja sebagai “privilege banking representative”. Kenapa “nyaris”? Karena sebenarnya saya sudah diterima, tapi mengingat target saat itu yang terlampau berat ditambah fasilitas kerja yang tidak memadai, maka saya menolaknya. Saat itu, sekitar 12 tahun lalu, saya begitu dinilai dari penampilan. Untunglah saat itu saya mengenakan jam tangan Guess hadiah dari pacar yang belinya saja di Singapura, masih ditambah ballpoint Montblanc di saku yang juga hadiah. Jadi, walau dasi saya harganya cuma puluhan ribu rupiah, masih ketolong. Eh, khusus untuk dasi itu, saya beli sendiri lho. Karena cuma itu yang saya mampu saat itu. Hehe.

Itulah kesuksesan. Semata dinilai dari lahiriah dan material. Sesuatu yang saya amat-sangat merasa tidak nyaman. Padahal hidup bukan semata soal uang tho?

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s