The American – Resensi Film

Film yang diangkat dari novel karya Martin Booth berjudul A Very Private Gentleman ini beralur lambat dan sangat detail memotret kehidupan tokohnya. Konsekuensinya, menjadi membosankan bagi penonton yang menyukai film beralur cepat. Meski bergenre suspense-thriller, namun nuansa dramanya lebih kental. Saya pribadi menyebutnya film ala “JIFFEST”.

Dalam film yang disutradari oleh Anton Corbijn ini, George Clooney berperan sebagai pembunuh bayaran yang juga mahir merakit senjata bernama Jack. Ia sebenarnya sudah ingin pensiun, namun masih diminta melakukan satu tugas terakhir oleh Abruzzo. Orang ini mengutus seorang wanita misterius yang mengaku bernama Mathilda untuk menemui Jack di persembunyiannya di Italia. Selama di Italia, ia dikenali sebagai “orang Amerika”, karena itu film ini dinamai “The American”. Ada satu detail lucu dimana Jack bertemu seorang pria muda asli Italia dan ditanya darimana asalnya, Jack menjawab dalam bahasa Italia “il Americano”, yang kemudian dibetulkan oleh pemuda lokal itu: “La Americana”. Kepada siapa pun, selama di Italia ia memperkenalkan diri sebagai “Edward”.

Agar identitasnya selalu tersamar, Jack ini memiliki kehidupan sangat privat. Ia tidak punya teman, tidak punya keluarga. Yang ada hanya kolega yang memintanya membunuh, atau membuatkan senjata. Ia bahkan sempat membunuh kekasihnya saat jejaknya diketahui di Rusia. Namun, ia berubah pikiran saat bertemu Clara. Wanita ini adalah pelacur yang memanggilnya “Mr. Farfalle”, atau “kupu-kupu” dalam bahasa Italia. Ini karena Jack punya tatto kupu-kupu besar di punggungnya. Kemudian, setelah tahu namanya, Clara melafalkan namanya dengan dialek Italia menjadi “Eduardo”.

Dalam tugas terakhir, Mathilda memintanya memintanya membuatkan senjata sniper yang akurat. Namun Jack heran, karena di tempat persembunyiannya pun ia masih hendak dibunuh oleh pembunuh bayaran asal Swiss. Kelompok yang sama dengan yang hendak membunuhnya di Rusia. Maka, ia pun membuat persiapan bagus yang baru diketahui gunanya di akhir film (spoiler alert!).

Bagi saya, film ini menarik karena menghadirkan detail. Misalnya saat Jack merakit senjata dari berbagai jenis besi. Laras senapan dikirim dari Amerika dalam bentuk pancing, sementara pembaur suara senapan (sejenis peredam, namun fungsinya bukan meredam suara tembakan melainkan menyamarkan asal suara tembakan) dibuat dari besi-besi yang ada di bengkel milik Fabrizio. Karakter ini juga unik karena kemudian diketahui bahwa ia adalah anak seorang pastor bernama Father Benedetto yang menjadi sahabat Jack selama bersembunyi di Italia. Padahal, jelas seorang pastor tak boleh menikah apalagi berhubungan seks dengan wanita di luar nikah.

Kekuatan dan kedalaman karakternya juga sangat bagus. Karena saya belum membaca novelnya, saya tidak tahu apakah hal ini berasal dari novel atau dari naskah yang ditulis oleh Rowan Joffe. Bonus yang paling menarik bagi saya adalah melihat pemandangan kota-kota kuno Italia. Justru bukan kota besarnya seperti Roma yang penuh artefak, namun ini adalah kota kecilnya. Eksotis.

Namun terus-terang saja, bagi Anda yang tergolong penikmat film action penuh dar-der-dor atau fighting yang bak-bik-buk, film ini membosankan. Meski ada letusan senapan juga, tapi itu bukan seperti film war yang serentetan, melainkan satu-dua kali karena memang karakternya adalah sniper. Dan banyak detail yang akan malas diingat oleh orang yang menginginkan film ringan dan menghibur. Jelas bukan tipe film “box office” yang membuat penggemarnya rela antri berjam-jam demi mendapatkan tiketnya.

Kunjungi RESENSI-FILM.COM untuk membaca resensi film lainnya.

(klik nama situs di atas atau klik gambar di bawah ini)

resensi-film header for lifeschool

One response to “The American – Resensi Film

  1. Ping-balik: Resensi-Review oleh Bhayu MH » Blog Archive » The American·

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s