Senarai Singkat Gerakan Wahabi

Bagi yang pernah belajar sejarah agama, tentu tahu bahwa di masa lalu agama sangat terkait dengan politik dan kekuasaan. Institusi agama berfungsi sebagai lembaga yang mengangkat raja, bahkan pemimpin agama bisa menjadi raja itu sendiri dan memiliki pasukan serta wilayah. Hal ini berlaku untuk semua agama tanpa kecuali, baik yang masih bertahan hingga kini atau yang sudah musnah.

Aliran pemikiran yang timbul biasanya akan mengesahkan suatu pandangan utama (mainstream). Untuk menjadikannya diterima masyarakat, cara termudahnya adalah menguasai pemerintahan suatu negara atau wilayah. Salah satu aliran pemikiran yang kini menyebar luas dan memposisikan diri sebagai ‘yang paling mewakili’ Islam adalah Wahabi.

Gerakan ini muncul di Arab Saudi pada abad ke-18 dan dipelopori oleh wangsa atau klan Saud. Gerakan ini berhasil menaklukkan Mekkah dan Madinah pada tahun 1803-1804. Namun pasukan Kekhalifahan Utsmaniyah berhasil memukul mundur Wahabi dari Madinah pada 1812 dan Mekah pada 1813. Inti dari ajaran Wahabi ini terutama adalah membenarkan penggunaan sarana kekerasan atau pemaksaan dalam dakwah, terutama dengan menafsir-ulang dan mengekstensifkan penggunaan terminologi ”jihad”. Meski dalam ajaran dakwahnya mereka senantiasa mengkhotbahkan diri sebagai jalan termurni Islam dengan ideologi salafiyahnya.

Salaf, atau lengkapnya ahl al-salaf, adalah sebutan untuk generasi awal muslim yang terkait dengan masa Nabi s.a.w. sendiri. Nama salafiyah merupakan upaya dari muslim di masa sesudahnya, terutama di masa post-modern ini yang berpandangan bahwa contoh dari kehidupan masa ahl al-salaf mutlak diikuti bila ingin menguatkan kembali Islam. Pelopor gerakan salafiyah adalah Muhammad Abduh dan Rasyid Ridla. Masa pendiriannya berdekatan dengan penguasaan Wahabi atas jazirah Arab dan mengupayakan berdirinya negara Wahabi ketiga bernama Arab Saudi atau Saudi Arabia. Sebagai catatan, Arab Saudi atau nama resminya al-Mamlaka al-‘Arabiya as-Sa’udiya didirikan oleh klan atau wangsa Saud. Ibnu Saud sebagai pemimpin gerakan Wahabi menggerakkan pasukannya menentang Turki yang saat itu masih menguasai jazirah Arabia.

Turki, sebagaimana diketahui, adalah pusat impierium Islam yaitu kekhalifahan Utsmaniyah (Ottoman Empire) terakhir. Khalifah terakhir Sultan Muhammad VI digulingkan oleh gerakan nasionalis Turki pimpinan Mustafa Kamal (Kemal Al-Taturk). Kekhalifahan Turki dibubarkan dan diganti bentuknya menjadi republik. Pada 29 Oktober 1923 Turki mendeklarasikan bentuk barunya. Karena kekuatan Turki melemah, daerah-daerah yang semula dikuasainya banyak yang memberontak termasuk jazirah Arabia. Setelah menguasai hampir seluruh kota besar di jazirah Arabia -termasuk Nejd sebagai pusat gerakan Wahabi di abad ke-18, Hasa dan Hejaz- Abdul Aziz ibnu Saud mendeklarasikan berdirinya kerajaan Arab Saudi (perhatikan kata Saudi yang jelas berasal dari nama Saud). Kerajaan ini baru berdiri pada 23 September 1932, dan jelas sekali tidak berkesinambungan sejak masa Nabi s.a.w. seperti terkesan dan dikira banyak muslim awam.

Patut dicatat bahwa tidak semua pengikut aliran Salafi adalah Wahabi. Namun bisa dipastikan bahwa semua muslim yang mempraktekan Wahabisme mengaku juga sebagai salafis. Terkadang malah ada pembedaan tajam. Misalnya saja di Aceh, terdapat anggapan bahwa Salafiyah berarti tradisionalis, sementara Wahabi berarti reformis namun puritan. Tak jarang terjadi pula saling mengkafirkan antara kedua pihak.

Jadi, di sini jelas bahwa gerakan Wahabi adalah gerakan yang relatif baru. Ia tidaklah muncul semenjak awal berdirinya Islam, bahkan tidak juga di era kejayaan imperium Islam di abad pertengahan di mana banyak muncul aliran pemikiran. Meski begitu, dalam dakwahnya gerakan Wahabi selalu mengklaim sebagai yang paling murni menjalankan ajaran agama dan mengkaitkannya dengan kaum salafi pertama yang hidup di masa Nabi s.a.w.

Iklan

One response to “Senarai Singkat Gerakan Wahabi

  1. Ping-balik: KHILAFAH ISLAMIYAH « Mursyidin·

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s