Ahmadiyah dan Ahmad Dhani

Ahmadiyah dinyatakan sebagai “aliran sesat” oleh Badan Koordinasi Pengawas Aliran Kepercayaan Masyarakat Kejaksaan Agung (Bakor Pakem Kejagung). Jemaah Ahmadiyah Indonesia juga diperingatkan dengan keras untuk menghentikan segala kegiatannya. Rekomendasi ala Orde Baru ini lantas disusul dengan permintaan Menko Polkam agar diterbitkan Surat Keputusan Bersama (SKB) 3 Menteri: Menteri Agama, Menteri Dalam Negeri, dan Jaksa Agung. Bisa dibayangkan akibat yang akan diterima oleh para pengikut aliran yang dianggap sesat ini. Karena baru dengan fatwa MUI tahun lalu saja, mereka sudah diserang oleh orang-orang yang merasa “tidak sesat”.

Ahmad yang lain, yaitu Ahmad Dhani beberapa kali juga membuat ulah yang menyinggung perasaan umat Islam. Tapi dengan kekuatan lobby-nya, baik melalui kedekatannya dengan sejumlah ulama atau dengan ketenaran selebritisnya, ia selalu lolos dari hukum dunia. Padahal, tindakan yang dilakukannya mencemari nama “Ahmad” yang disandangnya. Ia dengan grup Dewa-nya misalnya pernah menggunakan kaligrafi berlafazh “Allah” sebagai ilustrasi sampul album. Celakanya, sebagai ilustrasi, ia seakan sah pula ditempelkan di mana saja termasuk sebagai alas panggung. Meski kemudian menggantinya, dengan menghitamkan atau memblok huruf “ha”-nya, Ahmad Dhani sempat bersitegang dengan sejumlah ulama karena bersikukuh itu bukan lafazh “Allah”. Padahal, sudah ada bukti dari buku kaligrafi yang ditunjukkan kepada publik oleh seorang ulama.

Perlakuan berbeda yang diterima kedua Ahmad, yang satu jamaah Ahmadiyah yang jumlahnya ribuan sementara yang istimewa justru cuma seorang Ahmad Dhani, menunjukkan betapa kita sulit berlaku adil. Seharusnya, tidak boleh ada penistaan kepada siapa pun yang dianggap sesat. Andaikata benar begitu, seharusnya kehormatan yang diterima Ahmad Dhani pun layak diterima Ahmadiyah. Karena bahkan Ahmadiyah tidak pernah menginjak-injak lafazh “Allah”. Mereka memuliakan Allah seperti umat Islam lain, hanya ada beberapa bagian imannya yang berbeda. Bukankah Allah SWT sendiri berfirman dalam Al-Qur’an surat Al-Maaidah ayat 8: “Dan janganlah kebencianmu pada suatu kaum menghalangimu untuk berlaku adil dalam memutus suatu perkara.”

One response to “Ahmadiyah dan Ahmad Dhani

  1. Aku suka lirik2 ahmad dhani dalam album laskar cinta, ahmad dhani adalah sosok yg contoh, lagu2 yg ia ciptakan adalah inspirasi dari tafakurnya, ahmad dhani bukan orang yg sesat dia cuma orang yg sampai pada maqam nya,

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s