Modal (2)

Hari ini saya melanjutkan pembahasan soal modal. Dari empat jenis modal utama yang pernah saya tuliskan, sebenarnya kepribadian adalah yang paling utama. Dengan kepribadian yang kuat, seseorang akan punya potensi sukses sangat besar. Dalam kehidupan, saya banyak berinteraksi dengan aneka ragam orang. Dan ternyata, mereka yang sukses adalah yang punya kepribadian luar biasa.

Di sini saya tidak akan masuk ke teori kepribadian secara detail, namun Anda mungkin tahu bahwasanya ada 4 tipe kepribadian paling tua. Tipe kepribadian ini dituliskan pertama kali oleh Hippocrates, bapak kedokteran dari Yunani yang hidup sekitar 370 SM. Namun di Indonesia, buku Personality Plus karangan Florence Littauer-lah yang mempopulerkannya. Anda bisa membaca buku tersebut untuk tahu tipe Anda. Saya akan mengetengahkan bagaimana Anda bisa mengoptimalkan masing-masing tipe tersebut. Ingat, tidak ada yang 100 % bertipe hanya satu. Umumnya adalah campuran antara dua tipe atau lebih.

  • Koleris : Tipe yang sangat jarang. Hampir semua pemimpin bertipe koleris. Ia orang yang mampu mengendalikan orang lain. Amat kuat hingga membuat orang lain mau mengikuti kehendaknya. Hanya saja ia punya kelemahan, yaitu biasanya sulit mendapatkan teman karena sulit menyamai kehandalannya. Maka yang ada ia biasanya punya teman yang mau menempatkan diri dalam posisi di bawahnya. Bila hasil tes anda menunjukkan tipe koleris, yang perlu dilakukan adalah bersikap lebih santai dan belajar rendah hati. Kemauan berbaur tanpa memikirkan kesederajatan baik ilmu maupun skill amat diperlukan.
  • Sanguinis: Tipe yang amat senang diperhatikan. Hampir semua entertainer atau pegiat dunia hiburan adalah sanguin. Ia punya banyak teman, baik hati, dan biasanya royal. Kelemahannya biasanya ia terlalu mudah percaya sehingga kerap kali dibohongi. Bila Anda sanguin, maka Anda harus memasang filter terhadap teman-teman dan jangan terlena bila disanjung. Ia juga labil dan cenderung moody, ini harus dinetralkan agar pencapaiannya lebih optimal.
  • Melankolis: Tipe yang senang menyendiri dan mudah terbawa perasaan. Hampir semua penyair dan pegiat dunia sastra dan seni adalah melankolis. Ia biasanya amat teliti dalam pekerjaan dan cenderung perfeksionis. Sulit bekerja dalam tekanan, baik waktu maupun interaksi dengan orang membuat ia biasanya dikategorikan bukan anggota tim yang baik (teamwork-nya jelek). Anda harus memperbaiki kecepatan kerja dan berusaha mengendalikan perasaan bila termasuk tipe ini. Melankolis berkeinginan kuat menggapai prestasi (achievement), karena biasanya ia ingin kesempurnaan. Hanya pencapaian waktunya lebih lambat daripada koleris. Kecenderungannya mengambil alih pekerjaan atau tanggung jawab orang lain juga kerap membuatnya kerepotan sendiri.
  • Phlegmatis: Kepribadian yang dimiliki oleh sebagian besar orang. Cenderung mudah menerima keadaan dan datar. Tahan di situasi monoton tanpa gejolak. Positifnya adalah ia mampu tenang dalam situasi menekan. Yang harus dikembangkan adalah keinginan atau tekad berprestasinya agar lebih menonjol.

Dengan memahami kepribadian Anda, merupakan modal awal agar dapat memilih jalan hidup yang ditempuh. Tidak semua orang bisa jadi pengusaha, karena hanya dua tipe pertama yang cocok. Dua tipe terakhir lebih cocok jadi karyawan. Kalau anda mau jadi pemimpin, harus mengusahakan punya sifat koleris. Tapi banyak juga yang puas asal ‘dapur ngebul’. Tidak ada yang lebih baik dari semuanya. Hanya saja pengenalan itu membawa Anda memilih peran yang tepat dalam panggung teater kehidupan ini.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s