Apa Yang Berharga Bagi Anda?

Dalam hidup,  kita pasti memperjuangkan sesuatu yang kita anggap berharga. Namun sadarkah Anda, apa yang berharga itu ternyata berubah dari waktu ke waktu? Saat kita sekolah dulu, rasanya ada dua yang paling berharga: nilai dari guru dan diterima teman. Namun saat sudah lulus, tentu kita mengejar pekerjaan sedemikian rupa. Saat sudah bekerja, kenaikan karir menjadi prioritas.

Hal ini sebenarnya wajar sesuai tahap perkembangan manusia, baik menurut Freud maupun Kohlberg. Di saat manusia berkembang, seharusnya kejiwaannya berkembang. Sayangnya, ternyata banyak yang terjebak pada masa lalu. Sehingga bisa dikatakan, ada jiwa kanak-kanak dalam tubuh orang dewasa. Makanya ada pepatah, jadi tua itu kelaziman, jadi dewasa itu pilihan.

Dalam mengejar apa yang berharga itu seringkali kita melupakan prioritas. Bahkan mengesampingkan hal-hal lain dalam hidup yang sebenarnya malah lebih berharga. Misalnya saat mengejar karir, kita jadi melupakan tidak melihat anak yang bertumbuh, masuk sekolah pertama kali, atau malah pacaran pertama kali. Saat pensiun, baru kita kaget, betapa anak-anak telah jauh meninggalkan kita.

Ketika di saat ini Anda membaca tulisan saya, maka cobalah berhenti sejenak. Tanyakan pada diri Anda: apa yang berharga bagi kita? Setiap orang punya prioritas, setiap pribadi yang unik punya kepentingan. Maka dengarkan kata hati Anda. Bila apa yang anda kerjakan sekarang ternyata sebenarnya tidak lebih berharga dari apa yang belum anda miliki, kenapa takut untuk mengejarnya?

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s