Selera memang tak bisa diperdebatkan, seperti pernah saya tulis dahulu (baca lagi di sini). Dan sulit untuk meyakinkan orang lain untuk memindahkan seleranya mengikuti apa yang kita senangi. Tidak ada obyektivitas di sini, bahkan sangat subyektif. Semua tergantung suka atau tidak suka semata. Dan itu bisa berubah-ubah tanpa kriteria, kondisi, atau ketentuan apa pun. “Suka-suka [...]
Filed under: About Value/Tentang Nilai, Philosophy/Filsafat, Religion/Agama | Tagged: agama, Film, filsafat, kebenaran, selera, Tuhan | Leave a Comment »










