Untuk mengimbangi tulisan hari ini yang bernada ‘curhat’, saya menuliskan satu resensi buku yang ditulis oleh mitra bisnis saya: Pietra Sarosa, SE,RFA,MSM. Buku ini sebenarnya sudah lama, terbit pertama Desember 2003 dan yang saya miliki adalah cetakan kelima yang diterbitkan April 2006. Menurut penulisnya sendiri, buku ini sudah tidak edar lagi di toko-toko buku. Jadi, kalau Anda tertarik membeli buku ini setelah membaca resensi berikut, Anda bisa menghubungi saya di lifeschool@yahoo.com. Mungkin masih bisa saya mintakan pada penulisnya (tapi bayar lho, hehe).
Judul Lengkap: Kiat Praktis Membuka Usaha: Langkah Awal Menjadi Entrepreneur Sukses
Penulis: Pietra Sarosa
Penerbit: Elex Media Komputindo
Jumlah Halaman: xvii+214 hlm.
Membuka usaha adalah satu langkah besar yang jelas membutuhkan pemikiran dan pertimbangan matang. Ini karena menyangkut hajat hidup kita dan keluarga yang dihidupi. Di samping itu, ini adalah juga pilihan hidup. Karena seperti diutarakan Robert Kiyosaki, ada empat cara mencari nafkah: menjadi karyawan (employee), profesional bekerja sendiri (self-employee), usahawan (business owner), atau penanam modal (investor). Membuka usaha berarti menjadi usahawan atau business owner.
Di sinilah penulis buku ini memberikan panduan komprehensif tentang bagaimana cara membangun bisnis dari awal. Gaya bahasanya santai, namun dilengkapi contoh konkret plus kertas kerja di setiap akhir bab. Guna kertas kerja ini adalah untuk menganalisa kebutuhan usaha pembaca buku ini. Karena tentu saja kebutuhan tiap orang untuk memulai usaha berbeda.
Di bab 3, Pietra menganalisa faktor-faktor kunci untuk membuka usaha. Ia menyebutkan yaitu: kepribadian, jenis usaha, hingga aspek teknis usaha. Dalam bab-bab selanjutnya, Pietra juga menyarankan agar kita memulai usaha sesuai kemampuan kita, kalau perlu dari rumah sendiri atau dimulai dari hobi. Namun, ia mengingatkan pentingnya mentor untuk membimbing usahawan baru. Dengan adanya mentor, seorang usahawan akan dibantu untuk melangkah tahap demi tahap dan diingatkan bila melenceng.
Sebagai penulis yang mulanya berprofesi sebagai perencana keuangan, Pietra tak lupa menyertakan cara mengkalkulasi keuangan usaha dalam satu bab tersendiri. Di dalamnya tersedia tabel neraca sebagai contoh. Juga contoh tabel perhitungan laba-rugi dan anggaran operasional. Tak lupa ia menyertakan pula rumus untuk menghitung titik impas atau BEP (Break Even Point). Itu masih ditambah dengan pengenalan terhadap jenis-jenis kredit usaha. Semua ini tentu amat berguna terutama bagi usahawan yang awam terhadap keuangan. Padahal, keuangan jelas faktor vital yang amat penting bagi usahawan atau entrepreneur.
Seakan tak ingin bukunya kurang lengkap, penulisnya juga menuliskan tip singkat untuk melakukan promosi. Buku ini diakhiri dengan satu bab yang membahas mengenai evaluasi, bahkan bila memang sampai pada keputusan pahit harus mengakhiri usaha sekali pun. Sebuah pandangan realistis yang terasa di seluruh tulisan dalam buku ini.
Bagi yang mau memulai usaha, membaca buku ini akan menambah pengetahun dan ketrampilan. Sementara bagi yang sudah berusaha, dapat memperbaiki faktor yang dianggap perlu. Pendeknya, ini buku wajib bagi usahawan yang baru mulai dan ingin menjalankannya dengan kehati-hatian.
Filed under: Book/Buku | Tagged: anggaran, BEP, Bisnis, buku, consulting, elex, entrepreneur, finansial, kaya, keuangan, kredit, laba, moneter, pengusaha, Pietra Sarosa, rugi, sukses, usaha, Usahawan










